Yamal Bikin Heboh! Spanyol Pesta Gol 3-0 di Markas Bulgaria

Yamal Bikin Heboh! Spanyol Pesta Gol 3-0 di Markas Bulgaria
- (Dok. Bola).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Spanyol membuka langkah di kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan penuh percaya diri. Bertandang ke Sofia, sang juara Eropa menunjukkan kelasnya dengan kemenangan telak 3-0 atas Bulgaria. Nama Lamine Yamal kembali jadi sorotan berkat performa brilian yang membuat lini pertahanan tuan rumah kewalahan sepanjang laga.

Tak butuh waktu lama bagi La Roja untuk unjuk gigi. Baru lima menit berjalan, Mikel Oyarzabal sudah mencetak gol pembuka. Umpan terobosan indah dari Martin Zubimendi berhasil menempatkan penyerang Real Sociedad itu berhadapan langsung dengan kiper Svetoslav Vutsov, dan ia dengan tenang menuntaskan peluang.

Dominasi Spanyol semakin terasa ketika Marc Cucurella mencetak gol kedua di menit ke-30. Bek Chelsea itu melepaskan sepakan keras yang tak mampu dihalau kiper tuan rumah. Tak berhenti sampai di situ, hanya delapan menit berselang, giliran Mikel Merino yang memperbesar keunggulan. Berawal dari sepak pojok Yamal, gelandang Real Sociedad itu menyundul bola tanpa kawalan untuk menutup babak pertama dengan skor 3-0.

Meski di babak kedua tidak ada tambahan gol, Spanyol tetap mendikte permainan. Luis de la Fuente tampak puas melihat anak asuhnya menjaga intensitas permainan, sementara Bulgaria berusaha keras untuk setidaknya tidak kebobolan lebih banyak.

Sorotan utama jelas tertuju pada Yamal. Pemain muda yang baru saja masuk nominasi Ballon d'Or ini kembali membuktikan diri sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di dunia. Ia tercatat sebagai pemain dengan dribel terbanyak (11 kali), duel terbanyak dimenangkan (8 kali), serta menjadi kreator utama dengan dua peluang tercipta. Performanya menegaskan bahwa Spanyol punya senjata baru untuk bersaing di level tertinggi.

Secara statistik, La Roja tampil luar biasa. Mereka mencatat 24 tembakan dengan 12 tepat sasaran serta expected goals mencapai 3,33. Sebaliknya, Bulgaria hanya bisa membalas dengan tiga percobaan dan xG tipis 0,1. Hasil ini memperpanjang catatan tak terkalahkan Spanyol menjadi 21 laga, rekor terbaik mereka sejak rentetan 26 laga tanpa kalah antara 2011 hingga 2013.

Kemenangan di Sofia tak hanya menegaskan status Spanyol sebagai favorit juara grup, tetapi juga memberi pesan tegas bahwa tim asuhan De la Fuente masih lapar akan gelar. Jika Yamal dan kawan-kawan mampu mempertahankan performa seperti ini, bukan tidak mungkin mereka melangkah jauh di Piala Dunia 2026.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE