Manajemen Persis Solo Minta Maaf Soal Kisruh Gaji Pemain

Manajemen Persis Solo Minta Maaf Soal Kisruh Gaji Pemain
Kesebelasan pemain Persis Solo. - (Dok. Tim Media Persis Solo).

JAKARTA, Genvoice.id - Kabar kurang mengenakan datang dari klub Super League, nih, Gen. Jagad media sosial ramai membicarakan isu soal rumor keterlambatan pembayaran gaji pemain Persis Solo.

Dalam pernyataan resminya Jumat (5/9), manajemen Persis Solo akhirnya angkat bicara dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. "Manajemen Persis memahami kerisauan dari para suporter dan memohon maaf atas kegaduhan yang terjadi belakangan ini," bunyi rilis yang disampaikan ke media.

Rumor keterlambatan ini ternyata bukan isapan jempol belaka, manajemen mengakui memang ada masalah administrasi yang menghambat proses pembayaran. Intinya, ada pihak-pihak yang telat mentransfer hak PT Persis Solo Saestu (PSS), sehingga uang gaji pemain jadi tertunda.

Menurut mereka, pakem operasional Persis bukan seperti banyak klub Indonesia yang "ditopang donatur." Manajemen juga mengatakan, Persis dikelola sebagai bisnis yang mengandalkan alur keuangan transparan, dalam hal ini sponsor, tiket, merchandise, dan hak komersial lainnya. Manajemen juga berkomitmen untuk segera menuntaskan kewajiban kepada pemain dan pihak terkait lainnya.

"Persis berkomitmen penuh untuk segera menuntaskan seluruh kewajiban kepada pihak-pihak yang terdampak, khususnya para pemain," tegas pihak klub.

Di sisi lain, netizen dan suporter jelas bereaksi cepat. Di kolom komentar Instagram klub hingga platform diskusi fans, banyak yang mencurahkan rasa kecewa bahkan marah kecil. Beberapa menulis seperti, "Pie sis cair urung?" atau "Dukung tim terus, tapi tolong jangan lupa bayar pemain," sambil mengaitkan manajemen agar segera memberi kejelasan. Suasana di media sosial jadi campuran antara dorongan semangat untuk tim dan tuntutan agar profesionalisme tetap dijaga.

Lebih lanjut, manajemen menjelaskan mereka tengah mempercepat komunikasi dengan berbagai pihak, mulai dari sponsor hingga federasi agar alur pendanaan bisa kembali lancar. Mereka juga menekankan agar kabar ini tidak mengganggu mental pemain yang sedang bertarung di Super League.

Sebagai informasi tambahan, gelaran Super League sendiri baru bergulir selama empat pekan. Tim pelatih dan manajemen berusaha menjaga suasana tetap positif dan fokus karena yang penting, gas di lapangan tetap jalan.Kita doakan aja, ya, Gen, semoga masalah yang dialami Persis tidak dialami oleh klub lainnya juga agar liga Indonesia bisa tetap eksis dan terus berkembang.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE