Setelah Dipecat, Alex Pastoor Ungkap Target Indonesia ke Piala Dunia Tidak Realistis

Setelah Dipecat, Alex Pastoor Ungkap Target Indonesia ke Piala Dunia Tidak Realistis
Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor. - (Dok. Kompas.com/Adil Nursalam).

JAKARTA, Genvoice.id - Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia, Alex Pastoor, kembali buka suara setelah pemecatan dirinya dan staf kepelatihan awal Oktober 2025 oleh PSSI. Dalam sebuah wawancara dengan media Belanda, Pastoor menyatakan bahwa target lolos ke Piala Dunia 2026 yang dibebankan kepada tim nasional Indonesia dari awal bukanlah sesuatu yang realistis.

Pastoor membeberkan ketika ia dan tim pelatih datang, ada tiga poin utama yang disepakati dengan PSSI. Salah satunya adalah lolos ke Piala Dunia 2026. Namun ia menegaskan bahwa dengan posisi peringkat dunia Indonesia yang saat itu berada di sekitar nomor 119, target tersebut "tidak mudah dan tidak logis".

"Mencapai Piala Dunia memang luar biasa, tetapi sebagai tim peringkat ke-119, hal itu bukan hal yang mudah ataupun logis," ujar Pastoor dalam tayangan podcast dari media Belanda.

Pastoor dan pelatih kepala Patrick Kluivert bersama stafnya diberhentikan setelah tim nasional gagal melaju dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, termasuk kekalahan dari Timnas Arab Saudi dan Timnas Irak.

Pastoor mengungkapkan bahwa ia tidak terkejut dengan keputusan PSSI tersebut. Ia menilai bahwa proyek yang dijalankan sebenarnya membutuhkan waktu yang lebih panjang dari sekadar target jangka pendek ke Piala Dunia.

"Saya pikir PSSI akan mengerjakan proyek yang berlangsung lebih lama daripada sekadar lolos ke Piala Dunia," ujarnya.

Selain itu, ada beberapa faktor yang jadi alasan utama Pastoor menyebut target itu terlalu ambisius. Seperti, persaingan ketat antar negara di Asia yang memperebutkan tiket Piala Dunia sangat tinggi, dengan banyak tim berpengalaman dan infrastruktur sepak bola yang lebih matang.

Di sisi lain, program pembangunan pemain, tim pelatih, dan sistem jangka panjang yang ideal butuh waktu lebih dari 1-2 tahun untuk mencapai level lolos Piala Dunia.

"Jika mau lolos ke Piala Dunia, Anda harus menanam benihnya sejak dini. Itu tidak bisa terjadi dalam empat tahun," ungkap Pastoor.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE