Polres Probolinggo terjunkan personel bantu padamkan karhutla Bromo

Polres Probolinggo terjunkan personel bantu padamkan karhutla Bromo
- (Dok. ANTARA).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kepolisian Resor (Polres) Probolinggo menerjunkan sejumlah personel untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Bromo di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

"Personel kami tempatkan di beberapa sektor agar penyebaran api dapat dikendalikan secepat mungkin sekaligus melokalisir titik api agar tidak merambat ke kawasan yang lebih luas," kata Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar di Gunung Bromo, Rabu.

Menurutnya, personel Polres Probolinggo membantu untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan di kawasan tersebut.

"Sedikitnya 150 personel gabungan terdiri dari anggota Polres Probolinggo, Balai Besar TNBTS, Koramil Sekarpuro, BPBD Probolinggo serta relawan diterjunkan untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api semakin meluas," tuturnya.

Meski demikian, Kapolres Probolinggo menekankan bahwa keselamatan petugas tetap menjadi prioritas saat melakukan pemadaman mengingat medan yang terjal dan kondisi angin yang cukup kencang.

"Upaya pemadaman dilakukan secara manual dengan menggunakan alat pemukul api dan pembuatan sekat bakar," katanya.

Sementara itu Wakapolres Probolinggo Kompol Yanuar Rizal Ardhianto mengatakan hal tersebut dilakukan karena medan yang curam serta sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran.

"Angin kencang yang bertiup di kawasan pegunungan serta vegetasi kering berupa rumput dan semak belukar akibat musim kemarau menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman di kawasan Gunung Bromo," katanya.

Ia mengatakan kondisi tersebut membuat api dengan cepat berpindah ke titik-titik lain, terutama di area lereng dan kaldera Gunung Bromo.

Hingga saat ini kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dilaporkan telah menghanguskan vegetasi kering yang tersebar mulai dari kawasan kaldera, lereng hingga kaki gunung.

Yanuar juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti menyalakan api atau membuang puntung rokok sembarangan di kawasan TNBTS.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan Bromo dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat," ujarnya.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE