Song Mino Akui Semua Dakwaan Wajib Militer, Jaksa Tuntut 1,5 Tahun Penjara
Song Mino akui semua dakwaan wajib militer dan sampaikan permintaan maaf di hadapan pengadilan
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kasus yang melibatkan Song Mino kembali menjadi sorotan publik setelah ia secara terbuka mengakui seluruh dakwaan dalam sidang pertama terkait pelanggaran Undang-Undang Wajib Militer. Dalam proses persidangan tersebut, pihak jaksa diketahui menuntut hukuman penjara selama satu tahun enam bulan.
Song Mino didakwa karena diduga berulang kali tidak hadir tanpa izin saat menjalani tugas sebagai pekerja layanan publik. Ia ditempatkan di Mapo-gu Facilities Management Corporation, Seoul, dan menjalankan masa tugasnya sejak Maret 2023 hingga Desember 2024.
Menurut keterangan jaksa, total ketidakhadiran Song Mino mencapai 102 hari. Padahal, pekerja layanan publik di Korea Selatan diwajibkan menjalani masa tugas sekitar 430 hari. Artinya, jumlah ketidakhadirannya disebut mencapai hampir seperempat dari total masa dinas yang seharusnya dijalani.
Dalam persidangan, tim kuasa hukum Song Mino tidak membantah tuduhan tersebut dan mengakui seluruh dakwaan yang diajukan oleh pihak jaksa. Di momen yang cukup emosional, Song Mino menundukkan kepala dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung di hadapan pengadilan.
"Saya ingin menyampaikan permohonan maaf," ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa dirinya mengalami gangguan bipolar dan gangguan panik selama masa tugas. Namun, ia menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk menghindari kewajiban.
Lebih lanjut, Song Mino menyatakan kesiapannya untuk kembali menjalani tugas jika diberi kesempatan setelah kondisi kesehatannya membaik. Ia berjanji akan menyelesaikan kewajiban tersebut hingga tuntas dengan penuh tanggung jawab.
Saat ditanya oleh wartawan mengenai keseriusannya untuk kembali menjalani wajib militer, Song Mino memberikan jawaban tegas, "Ya, benar."
Menutup pernyataannya, ia kembali meminta maaf kepada publik atas situasi yang terjadi. "Saya minta maaf karena telah mengecewakan Anda," ungkapnya.
Kasus ini pun masih menjadi perhatian luas, mengingat status Song Mino sebagai figur publik yang memiliki pengaruh besar di industri hiburan Korea Selatan.
Kasus Song Mino ini masih terus menjadi perhatian publik, terutama karena menyangkut kewajiban militer yang sangat sensitif di Korea Selatan.
Dengan pengakuan yang sudah disampaikan di persidangan serta tuntutan dari pihak jaksa, keputusan akhir pengadilan tentu akan sangat menentukan langkah selanjutnya dalam karier dan kehidupannya ke depan.
Di sisi lain, publik juga masih menunggu apakah Song Mino benar-benar akan mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki situasi dengan kembali menjalani tugasnya setelah kondisi kesehatannya pulih, seperti yang ia sampaikan di persidangan.
Perkembangan kasus ini diprediksi masih akan menjadi sorotan besar di industri hiburan maupun media dalam beberapa waktu ke depan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!