Terungkap! Masih Ada 10.068 Wilayah di Indonesia yang Belum Menikmati Listrik, Maluku-Papua dan Nusa Tenggara Jadi Penyumbang Terbesar

Kementerian ESDM mencatat masih terdapat 10.068 lokasi di Indonesia yang belum mendapatkan akses listrik. Sebagian besar berada di kawasan Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara yang memiliki tantangan geografis cukup berat.

Terungkap! Masih Ada 10.068 Wilayah di Indonesia yang Belum Menikmati Listrik, Maluku-Papua dan Nusa Tenggara Jadi Penyumbang Terbesar
Listrik Indonesia - (Dok. ANTARA).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa hingga tahun 2025 masih ada 10.068 lokasi di berbagai daerah Indonesia yang belum memperoleh akses listrik.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa wilayah dengan jumlah lokasi belum terlistriki terbanyak berada di kawasan Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara.

Menurutnya, ketiga kawasan tersebut mencatat sebanyak 5.555 lokasi yang belum mendapatkan layanan listrik, atau setara lebih dari 55 persen dari total wilayah yang masih belum terlistriki di Indonesia.

Tri menyebut tingginya angka tersebut tidak terlepas dari tantangan geografis yang dihadapi pemerintah, terutama karena banyak daerah berada di kawasan kepulauan, pegunungan, serta wilayah terpencil yang sulit dijangkau infrastruktur kelistrikan.

"Tahun 2025 ini terdapat 10.068 lokasi yang belum dilistriki di seluruh wilayah Indonesia. Konsentrasi terbesar berada di wilayah Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara dengan jumlah mencapai 5.555 lokasi atau lebih dari 55 persen dari total lokasi yang direncanakan untuk mendapatkan akses listrik. Hal ini mencerminkan beratnya tantangan geografis akibat kondisi kepulauan dan keterpencilan wilayah," ujar Tri dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII DPR RI, Kamis (4/6/2026).

Pulau Jawa Masih Memiliki Ribuan Lokasi Belum Berlistrik

Meski dikenal sebagai kawasan dengan pembangunan infrastruktur yang relatif lebih maju, Pulau Jawa ternyata masih memiliki 1.630 lokasi yang belum terjangkau layanan listrik.

Sementara itu, di Kalimantan tercatat terdapat 1.099 lokasi yang masih membutuhkan akses kelistrikan. Adapun wilayah Sulawesi memiliki 799 lokasi yang hingga kini belum mendapatkan layanan listrik secara memadai.

Data tersebut menunjukkan bahwa tantangan pemerataan akses energi masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah, terutama untuk menjangkau daerah-daerah yang memiliki kondisi geografis sulit.

Rasio Elektrifikasi Nasional Hampir Menyentuh 100 Persen

Di sisi lain, Kementerian ESDM mencatat capaian rasio elektrifikasi nasional terus mengalami peningkatan dalam satu dekade terakhir.

Berdasarkan data triwulan pertama tahun 2026, rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai 99,83 persen. Angka tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2016 yang masih berada di level 91,16 persen.

Menurut Tri, peningkatan tersebut menunjukkan bahwa akses listrik bagi masyarakat Indonesia semakin merata dan mendekati target elektrifikasi penuh di seluruh wilayah Tanah Air.

Ia juga menyebut sebagian besar provinsi saat ini telah mencatat rasio elektrifikasi di atas 95 persen. Bahkan beberapa daerah sudah mencapai angka 100 persen, termasuk Bali dan Jakarta.

"Capaian ini menunjukkan bahwa akses listrik bagi masyarakat Indonesia semakin nyata dan mendekati elektrifikasi penuh. Sebagian besar provinsi sudah memiliki rasio elektrifikasi di atas 95 persen, bahkan ada yang telah mencapai 100 persen seperti Bali dan Jakarta," jelasnya.

Meski capaian nasional terus membaik, pemerintah masih menghadapi tantangan besar untuk menghadirkan listrik hingga ke wilayah-wilayah terpencil agar seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati akses energi yang setara.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE