Kata Ahli Gizi: Ini Kebiasaan Makan yang Bikin Ngantuk Setelah Berbuka Puasa

Kebiasaan Makan Saat Berbuka yang Diam-Diam Bikin Tubuh Mudah Ngantuk

Kata Ahli Gizi: Ini Kebiasaan Makan yang Bikin Ngantuk Setelah Berbuka Puasa
Ilustrasi Buka Puasa Bersama. - (Dok. istock).

JAKARTA, GENVOICE.ID-Banyak orang menganggap rasa kantuk setelah berbuka puasa sebagai hal wajar. Padahal, menurut ahli gizi dr. Diana Felicia Suganda, kondisi ini sering berkaitan dengan lonjakan gula darah dan pola makan yang kurang tepat saat berbuka.

Ketika berbuka dengan makanan atau minuman tinggi gula, kadar gula darah akan melonjak cepat. Namun setelah itu, gula darah juga bisa turun drastis. Penurunan inilah yang membuat tubuh terasa lemas dan memicu kantuk.

Fenomena ini cukup umum terjadi, terutama jika menu buka puasa didominasi takjil manis, gorengan, atau karbohidrat sederhana.

Kebiasaan Makan yang Picu Kantuk

1. Terlalu Banyak Konsumsi Minuman dan Makanan Manis

Minuman manis berlebihan saat berbuka menjadi pemicu utama. Lonjakan gula darah yang cepat diikuti penurunan drastis membuat tubuh mengalami "crash" energi sehingga mudah mengantuk.

Karbohidrat sederhana juga bekerja serupa, cepat menaikkan gula darah, lalu turun dengan cepat.

2. Kalap Makan dalam Porsi Besar

Setelah seharian berpuasa, sebagian orang langsung makan banyak. Kebiasaan ini membuat aliran darah lebih fokus ke sistem pencernaan untuk mengolah makanan.

Akibatnya, suplai darah ke otak berkurang dan tubuh terasa lebih rileks hingga memicu rasa kantuk.

3. Kurang Minum Air Putih

Dehidrasi juga berperan. Konsumsi minuman manis tanpa diimbangi air putih yang cukup dapat membuat tubuh semakin lemas dan sulit fokus.

Faktor Tubuh yang Ikut Berperan

Selain pola makan, tubuh memang secara alami menjadi lebih santai setelah makan. Aktivasi sistem saraf parasimpatis membuat tubuh masuk mode rileks. Kondisi ini normal, tetapi bisa memperkuat rasa kantuk jika pola makan tidak seimbang.

Tips Agar Tidak Ngantuk Setelah Buka Puasa

Ahli gizi menyarankan beberapa langkah sederhana:

  • Mulai berbuka secara bertahap

  • Awali dengan air putih dan kurma secukupnya

  • Konsumsi menu gizi seimbang (protein, serat, karbohidrat kompleks)

  • Batasi minuman terlalu manis

  • Makan perlahan, jangan berlebihan

  • Penuhi kebutuhan cairan hingga waktu sahur

Dengan pola ini, energi tubuh lebih stabil dan risiko "food coma" saat malam Ramadan bisa dikurangi.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE