Ruben Onsu Ogah ke Mal Saat Ramadan, Kenapa?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Artis sekaligus presenter Ruben Onsu mengaku memilih menghindari mal atau pusat perbelanjaan selama bulan Ramadan.
Keputusan itu bukan karena takut kalap belanja, melainkan karena dirinya merasa sensitif terhadap aroma masakan saat berpuasa.
"Memang kita menghindari mal. Ada bau masakan," ujar Ruben saat ditemui di kawasan Warung Buncit, Jakarta Selatan.
Ruben mengakui, godaan aroma makanan menjadi tantangan tersendiri baginya. Ia khawatir belum cukup kuat menahan godaan jika harus berlama-lama di tempat yang dipenuhi berbagai wangi hidangan.
"Takutnya belum sanggup," katanya singkat.
Sebagai mualaf, Ruben mengungkapkan kini lebih memahami dinamika godaan saat menjalankan ibadah puasa. Salah satu yang paling terasa adalah keinginan berlebihan ketika menjelang berbuka.
Menurutnya, momen berbuka kerap memicu "lapar mata". Banyak makanan ingin dibeli, padahal pada akhirnya tidak semuanya dikonsumsi.
"Lihat ini mau beli, lihat itu mau beli. Kayaknya manusianya ada 20 orang," tuturnya.
Ia bahkan menyoroti ironi yang sering terjadi: setelah azan magrib, rasa lapar yang semula terasa hebat justru cepat mereda.
"Satu teguk minum, makan sedikit, sudah kenyang. Sisanya siapa yang habisin?" ujarnya.
Tak ingin terjebak dalam siklus membeli makanan berlebihan, Ruben kini menerapkan pola berbuka yang lebih sederhana. Ia memulai dengan kurma, kemudian salat, baru makan secukupnya.
"Kita makan kurma, salat dulu. Habis salat, makan sekadar lontong saja sudah kenyang," jelasnya.
Baginya, cara tersebut lebih bijak dibanding membeli banyak makanan yang akhirnya terbuang. Ruben pun menilai Ramadan seharusnya menjadi momen melatih pengendalian diri, termasuk dalam urusan konsumsi.
"Kadang belinya bisa 10 sampai 15, padahal kenyangnya cepat," kata Ruben.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!