Ariana Grande Rilis Lagu Baru, Comeback Musik Lewat 'Hate That I Made You Love Me'

Ariana Grande Rilis Lagu Baru, Comeback Musik Lewat 'Hate That I Made You Love Me'
- (Dok. .).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar yang sudah lama ditunggu para penggemar akhirnya datang. Setelah cukup lama fokus pada proyek film, Ariana Grande resmi kembali meramaikan industri musik dengan karya terbarunya yang berjudul Hate That I Made You Love Me. Lagu tersebut menjadi langkah awal menuju perilisan album kedelapannya, Petal, yang dijadwalkan meluncur pada 31 Juli 2026.

Comeback ini langsung menarik perhatian publik. Tak hanya karena menjadi proyek musik terbaru Ariana setelah beberapa waktu vakum dari dunia rekaman, tetapi juga karena konsep lagu dan video musiknya yang dianggap berbeda dari karya-karya sebelumnya.

Single Hate That I Made You Love Me lebih dulu dirilis pada 29 Mei 2026 dan langsung menjadi sorotan di kalangan pecinta musik pop. Menariknya, Ariana bahkan menyebut lagu tersebut sebagai salah satu karya favorit yang pernah ia buat sepanjang kariernya.

Kolaborasi dengan dua nama besar di balik layar juga kembali terjadi dalam proyek ini. Ariana bekerja sama dengan Ilya Salmanzadeh dan Max Martin, dua produser yang sudah lama menjadi bagian dari sejumlah lagu sukses miliknya. Kehadiran mereka membuat nuansa pop emosional khas Ariana tetap terasa kuat dalam lagu terbaru ini.

Video Musik Penuh Drama dan Nuansa Psikologis

Tak hanya lagunya yang menjadi perhatian, video musik Hate That I Made You Love Me juga sukses membuat banyak orang penasaran.

Video yang dirilis pada 1 Juni 2026 itu disutradarai oleh Christian Breslauer. Dalam video tersebut, aktor Justin Long dipercaya menjadi karakter utama yang digambarkan berusaha melupakan sosok Ariana setelah hubungan mereka berakhir.

Namun proses move on itu ternyata tidak berjalan mudah. Karakter yang dimainkan Justin Long terus dihantui oleh bayangan Ariana, menciptakan alur cerita yang penuh ketegangan emosional.

Konsep visual yang ditampilkan memadukan unsur drama psikologis, fantasi, hingga sentuhan horor ringan. Kombinasi tersebut membuat video musik ini terasa lebih sinematik dan berbeda dari video klip pop pada umumnya.

Sepanjang video, penonton diajak masuk ke dalam kondisi emosional karakter utama yang sulit melepaskan kenangan masa lalu. Hal itu membuat pesan lagu terasa semakin kuat dan mendalam.

Tandai Era Baru Album Petal

Secara tema, Hate That I Made You Love Me mengangkat cerita tentang penyesalan, kerentanan emosional, dan refleksi setelah sebuah hubungan berakhir. Liriknya menggambarkan perasaan rumit yang muncul ketika seseorang menyadari dampak emosional yang ditinggalkan dalam sebuah kisah cinta.

Sejumlah media internasional juga memberikan perhatian terhadap konsep video musik tersebut. Media People menyoroti berbagai adegan dramatis yang harus dihadapi karakter Justin Long sepanjang cerita. Sementara Pitchfork menilai ide menampilkan Ariana sebagai sosok yang terus menghantui mantan kekasihnya menjadi konsep yang unik dan menarik.

Lebih dari sekadar perilisan single baru, proyek ini juga menandai dimulainya era Petal, album yang menjadi simbol kembalinya Ariana Grande ke dunia musik. Setelah beberapa waktu lebih banyak berkutat dengan proyek film, penyanyi berusia 33 tahun itu kini siap kembali menunjukkan identitasnya sebagai salah satu bintang pop terbesar di dunia.

Dengan antusiasme yang sudah terlihat sejak perilisan single perdana ini, Petal berpotensi menjadi salah satu album yang paling dinantikan pada 2026. Para penggemar pun kini menunggu kejutan lain yang telah disiapkan Ariana Grande menjelang peluncuran albumnya pada akhir Juli mendatang.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE