Bintang Muda Bayern Muenchen Lennart Karl Disebut Titisan Messi, Ini Profil Wonderkid Jerman Paling Hot Tahun Ini!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Dunia sepak bola lagi-lagi nemuin permata baru yang bikin para pencinta bola nggak berhenti ngomongin namanya, Gen. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada wonderkid milik Bayern Muenchen yang masih berusia 17 tahun, Lennart Karl. Namanya mendadak viral karena gaya mainnya di lapangan hijau dianggap sangat identik dengan legenda hidup sepak bola, Lionel Messi.
Awal mula kehebohan ini muncul setelah Karl sukses nunjukin performa yang nggak masuk akal buat pemain seusianya di level kompetisi tertinggi seperti Liga Jerman dan Liga Champions musim 2025/2026. Banyak pengamat mulai nyamain kontrol bolanya yang lengket sampai cara dia meliuk-liuk ngelewatin bek lawan dengan gaya khas La Pulga. Meskipun masih sangat muda, Karl sudah dapet porsi bermain di tim senior Bayern dan bahkan jadi faktor kunci kenapa raksasa Jerman tersebut tampil sangat dominan dan belum terkalahkan di liga sejauh ini.
Tentu saja, dibanding-bandingin sama peraih Ballon d'Or berkali-kali itu bikin Karl ngerasa terbang ke langit, Gen. Tapi kerennya, remaja kelahiran Jerman ini tetep rendah hati dan tahu diri kalau perjalanannya masih sangat awal. Dia nggak mau besar kepala meskipun satu dunia sudah mulai ngelirik bakatnya yang di atas rata-rata. Karl sadar betul kalau buat nyampe ke level sang idola, dia butuh konsistensi dan kerja keras yang luar biasa ekstra di setiap pertandingan yang dia jalani bareng FC Hollywood.
Idolai Messi dan Punya Senjata Tendangan Jarak Jauh
Salah satu alasan kenapa Karl disebut mirip banget sama Messi adalah karena dominasi kaki kirinya yang mematikan, Gen. Dengan tinggi badan sekitar 1,68 meter, yang mana tipis banget sama Messi di angka 1,7 meter, Karl punya pusat gravitasi rendah yang bikin dia gampang banget ngerubah arah lari buat nipu lawan. Gelandang serang ini juga punya visi bermain yang luas banget, dia selalu tahu posisi temen-temennya meskipun lagi dikepung lawan. Tapi ada satu hal yang bikin dia punya nilai plus, yaitu spesialisasi tendangan jarak jauhnya yang sering banget jadi gol indah dari luar kotak penalti.
"Tentu saja saya senang dibandingkan dengan Messi," ujar Karl sebagaimana dikutip dari laman resmi FIFA.
Meski begitu, dia tetep membumi dengan nambahin kalau kualitasnya belum setara sama sang legenda. "Messi itu jauh di atas. Sementara jalan saya masih panjang. Namun, Messi memang menjadi panutan saya," kata dia memberikan pernyataan yang sangat dewasa buat anak seumurannya. Di musim ini saja, Karl sudah pamer teknik tendangan roketnya saat ngebobol gawang Club Brugge di Liga Champions dan Borussia Moenchengladbach di Bundesliga.
Peluang Menuju Piala Dunia 2026 dan Dukungan Joshua Kimmich
Statistik Karl di musim 2025/2026 ini emang nggak main-main, Gen. Dari 21 kali penampilan di semua ajang, dia sudah ngebuktiin ketajamannya dengan koleksi enam gol dan dua assist. Berkat performa gila ini, banyak pihak yang nuntut pelatih timnas Jerman buat bawa Karl ke ajang Piala Dunia 2026 nanti, walaupun secara usia dia harusnya masih main bareng timnas U-17. Dukungan pun mengalir deras dari sang kapten Bayern Muenchen, Joshua Kimmich, yang ngerasa kalau kualitas Karl sudah layak buat dapet tempat di skuad Der Panzer.
"Saat ini, dia (Karl), bekerja keras untuk terus mendapatkan tempat di 11 pertama Bayern Muenchen. Dan siapa pun yang bermain reguler di Bayern, khususnya dalam performa kami seperti saat ini, seharusnya berada di tim nasional," kata Kimmich memberikan pembelaan buat juniornya itu.
Sejauh ini, Karl sudah ngerasain angkat trofi Piala Super Jerman 2025 dan bawa Bayern kokoh di puncak klasemen Liga Jerman dengan 41 poin tanpa satu kali pun kalah. Bayern juga lagi gacor di Liga Champions dengan nangkring di posisi kedua klasemen fase grup. Dengan trofi yang sudah mulai masuk lemari dan performa yang terus meroket, sepertinya cuma masalah waktu sampai kita lihat "Messi dari Jerman" ini guncang panggung dunia yang sebenernya, Gen!
Menurut Gen, apakah Lennart Karl beneran bakal jadi penerus Messi di masa depan, atau mendingan dia jadi diri sendiri tanpa bayang-bayang nama besar La Pulga?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!