Studi: Konsumsi Multivitamin Harian Bantu Lansia Tetap Aktif dan Mandiri

Penelitian terhadap lebih dari 16 ribu lansia menemukan konsumsi multivitamin setiap hari berpotensi meningkatkan kesehatan fungsional. Manfaat tersebut dinilai membantu lansia tetap mampu menjalankan aktivitas sehari-hari secara mandiri.

Studi: Konsumsi Multivitamin Harian Bantu Lansia Tetap Aktif dan Mandiri
Mengonsumsi multivitamin setiap hari berpotensi membantu orang lanjut usia (lansia) tetap aktif dan mandiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. - (Dok. Unsplash).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Mengonsumsi multivitamin setiap hari berpotensi membantu orang lanjut usia (lansia) tetap aktif dan mandiri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Temuan tersebut diungkap dalam penelitian terbaru yang dipresentasikan pada ajang Nutrition 2026, pertemuan tahunan American Society for Nutrition.

Penelitian dilakukan oleh tim dari Medical College of Georgia di Augusta University yang menyoroti pentingnya menjaga kesehatan fungsional seiring bertambahnya usia. Selain memperpanjang harapan hidup, kemampuan melakukan aktivitas sederhana seperti berjalan, berpakaian, hingga menaiki tangga menjadi indikator penting kualitas hidup lansia.

Libatkan Lebih dari 16 Ribu Lansia

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menganalisis data lebih dari 16.000 orang berusia 60 tahun ke atas yang menjadi peserta Clinical Outcomes of Cocoa Supplement and Multivitamin Study (COSMOS). Studi klinis berskala besar ini dirancang untuk mengetahui manfaat suplemen makanan terhadap kesehatan orang lanjut usia.

Seluruh peserta dibagi secara acak ke dalam beberapa kelompok yang menerima multivitamin harian, ekstrak kakao, kombinasi keduanya, atau plasebo yang tidak mengandung bahan aktif. Metode ini digunakan untuk memastikan hasil penelitian lebih objektif karena baik peserta maupun peneliti tidak mengetahui jenis suplemen yang diterima hingga penelitian selesai.

Hasil Terlihat Setelah Tiga Tahun

Setelah tiga tahun pemantauan, peneliti membandingkan kondisi kesehatan dan kemampuan peserta dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Fokus penelitian tidak hanya pada penyakit tertentu, tetapi juga pada kesehatan fungsional yang menggambarkan kemampuan seseorang menjalani kehidupan secara mandiri.

Hasilnya menunjukkan kelompok yang rutin mengonsumsi multivitamin mengalami peningkatan kesehatan fungsional dibandingkan kelompok plasebo. Mereka juga melaporkan beban gejala yang lebih ringan serta skor kesehatan klinis yang lebih baik secara keseluruhan.

Menurut peneliti utama, Dr. Bayu Bekele, peningkatan kesehatan fungsional dapat membantu lansia tetap mampu berpakaian, mandi, berjalan, menaiki tangga, menyelesaikan pekerjaan rumah, hingga tetap aktif secara fisik. Manfaat tersebut dinilai sangat penting, terutama bagi lansia yang sering mengalami kelelahan, sesak napas, atau pembengkakan pada kaki.

Nutrisi Jadi Faktor Penting

Para peneliti menilai multivitamin membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang mungkin tidak tercukupi hanya dari pola makan sehari-hari. Seiring bertambahnya usia, perubahan nafsu makan, sistem pencernaan, maupun kondisi kesehatan dapat meningkatkan risiko kekurangan berbagai zat gizi penting.

Pemenuhan nutrisi tersebut diyakini berkontribusi dalam menjaga fungsi otak, otot, jantung, hingga sistem peredaran darah. Karena itu, multivitamin berpotensi menjadi pelengkap untuk mendukung kesehatan lansia apabila digunakan secara tepat.

Ekstrak Kakao Belum Tunjukkan Manfaat Luas

Selain multivitamin, penelitian ini juga menguji efektivitas suplemen ekstrak kakao terhadap kesehatan lansia. Namun, hasilnya menunjukkan ekstrak kakao tidak memberikan peningkatan kesehatan fungsional secara signifikan pada seluruh peserta penelitian.

Meski demikian, peneliti menemukan adanya manfaat pada peserta yang menderita gagal jantung kongestif. Temuan tersebut mengindikasikan bahwa ekstrak kakao mungkin hanya efektif bagi kelompok pasien dengan kondisi kesehatan tertentu.

Tetap Utamakan Pola Hidup Sehat

Para peneliti menegaskan bahwa multivitamin tidak dapat menggantikan pola makan sehat maupun gaya hidup aktif. Konsumsi buah, sayuran, biji-bijian utuh, protein tanpa lemak, serta olahraga rutin tetap menjadi fondasi utama untuk menjaga kesehatan di usia lanjut.

Peneliti juga mengingatkan masyarakat agar berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai mengonsumsi suplemen baru, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit kronis atau sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu. Langkah tersebut penting karena beberapa jenis suplemen dapat berinteraksi dengan obat atau tidak sesuai untuk semua kondisi kesehatan.

Meski hasil penelitian ini dinilai menjanjikan, para ilmuwan menyebut temuan tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui publikasi di jurnal ilmiah yang telah melalui proses telaah sejawat. Penelitian lanjutan juga dibutuhkan untuk mengetahui kelompok lansia yang memperoleh manfaat paling besar serta melihat efektivitas multivitamin dalam jangka panjang.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE