Lirik Lagu Viral "Teh Hijau" oleh Tulus, Simak Makna Lagu yang Sedang Trending di YouTube

Lirik Lagu Viral "Teh Hijau" oleh Tulus, Simak Makna Lagu yang Sedang Trending di YouTube
- (Dok. Inilah).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Tulus kembali menyapa pendengar lewat lagu terbarunya berjudul "Teh Hijau". Sejak dirilis di kanal YouTube resminya pada 30 Juni 2026, lagu tersebut langsung menarik perhatian publik dan berhasil menempati jajaran trending musik di YouTube.

Dalam waktu 24 jam setelah peluncurannya, "Teh Hijau" telah diputar lebih dari 600 ribu kali. Respons positif dari pendengar membuat lagu ini ramai dibahas di media sosial, terutama karena liriknya yang dianggap dekat dengan pengalaman banyak orang.

Meski menggunakan judul "Teh Hijau", lagu ini tidak bercerita tentang minuman tersebut. Tulus justru menjadikan teh hijau sebagai simbol dalam kisah tentang seseorang yang sedang mengalami kehampaan, kehilangan semangat, dan membutuhkan waktu untuk memulihkan diri.

Berikut lirik lagu "Teh Hijau" oleh Tulus:

Hari-hari berulang
Misteri lenyap senang
Ada saran kudengar
Lebih sering keluar ke alam
Saran lain kudengar
Cari hal asing yang menantang
Keluar dari benteng
Dari tempatmu yang sekarang

Tak ada yang hilang dariku belakangan
Sedang tak mudah bertemu rasa senang
Sedang kucari yang jadi pencetusnya
Mungkin hilangnya atau siklus hidupku

Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun

Woah-oh, woah-oh-oh (Apapun, siapapun)

Tambah gerak tubuhmu
Baca buku yang baru
Ragam saran brilian
Yang belum kunjung jadi penawar

Untuk yang hilang dariku belakangan
Sedang kucoba memahami alurnya
S'moga segera kutemukan jawaban
Tapi kini kurayakan hampa ini, oh

Mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku memang sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun

Kulihat mana di kendaliku
Teh hijau ini yang di tanganku
Di tengah seram sedih yang menghantamku, uh
Lepaskan, lepas kemurunganku
Hijau kembali jiwa gersangku
Ambillah sayang sebanyak waktu yang kau perlu

Mungkin (Aku sedang tak bisa), aku sedang tak bisa
(Tak bisa jatuh cinta) Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati 'tuk apapun, siapapun) Uuh
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
(Membuka hati 'tuk apapun, siapapun) Aah

Tanpa itu, tanpanya
Apapun yang mungkin hilang itu (Sabar, sayang)
Mungkin ini siklusnya
Sudah garis jalannya
Esok, esok akan lebih elok

Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun
Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
Membuka hati 'tuk apapun, siapapun

Dan mungkin aku sedang tak bisa
Tak bisa jatuh cinta
(Apapun, siapapun)

Lagu yang ditulis sekaligus digubah oleh Tulus ini menggambarkan fase ketika berbagai saran dari orang-orang sekitar terasa belum mampu menghilangkan rasa hampa. Mulai dari bepergian ke alam, mencoba aktivitas baru, hingga keluar dari zona nyaman, semuanya belum menjadi jawaban atas perasaan yang sedang dialami.

Salah satu tema utama dalam lagu ini adalah kesulitan untuk kembali membuka hati, termasuk dalam urusan percintaan. Tulus menggambarkan kondisi ketika seseorang merasa mati rasa dan belum siap menerima hal-hal baru dalam hidupnya.

Menariknya, frasa "teh hijau" sendiri hanya muncul satu kali di bagian akhir lagu. Momen tersebut menjadi titik refleksi ketika tokoh dalam lagu mulai menerima keadaan, memilih menikmati proses pemulihan, dan percaya bahwa setiap fase sulit pada akhirnya akan berlalu.

Pesan optimistis juga terasa kuat menjelang penutup lagu. Tulus mengajak pendengar untuk tidak terburu-buru mencari jawaban atas segala kegelisahan, melainkan memberi waktu bagi diri sendiri untuk pulih. Lagu ini menegaskan bahwa rasa hampa merupakan bagian dari siklus kehidupan dan harapan akan selalu ada untuk hari berikutnya.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE