Ray Sahetapy Wafat: Mengenang Perjalanan Karir dan Prestasi Sang Aktor Senior

R
Rifqy Alief Abiyya
Penulis
Celebrity
Ray Sahetapy Wafat: Mengenang Perjalanan Karir dan Prestasi Sang Aktor Senior
- (Dok. Instagram Ray Sahetapy).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dunia perfilman tanah air kembali berduka atas meninggalnya Ray Sahetapy, aktor senior yang telah malang melintang di dunia perfilman Indonesia.

Ray meninggal di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) pada Selasa malam, 1 April 2025. Diketahui, Rey mengalami sakit stroke selama dua tahun belakangan ini. Beberapa waktu terakhir, kesehatan Rey menurun sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Kabar duka meninggalnya Ray diumumkan oleh sang anak melalui akun media sosial Instagram @suryasahetapy sambil mengucapkan kata perpisahan.

""Selamat jalan, Ayah! @raysahetapy," tulisnya.

iklan gulaku

"We always cherish the memories of our time with you. Titip salam cinta dan kangen ke kak Gisca!" tambahnya.

 

Perjalanan Karir Ray Sahetapy

Ray merupakan aktor kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah pada 1 Januari 1957. Sejak kecil Ray memang bercita-cita menjadi aktor, bahkan Ia juga berkuliah di Institut Kesenian Jakarta untuk mencapai cita-citanya.

Perjalanan karir seorang Ray dimulai tahun 1980, Ia memainkan peran sebagai Jaka dalam film berjudul "Gadis" yang disutradarai oleh Nya Abbas Akup.

Pada tahun-tahun berikutnya pun perjalanan Ray menjadi aktor semakin bersinar. Ia membintangi beberapa film seperti Dukun Ilmu Hitam (1981), Tapak-tapak Kaki Wolter Monginsidi (1982), Darah dan Mahkota Ronggeng (1983), 7 Manusia Harimau (1987), dan lain sebagainya.

Bukan hanya film-film lawas, Ia juga memainkan banyak film hingga tahun lalu seperti Terowongan Rumah Sakit (2009), The Raid (2012), Haji Backpacker (2014), Comic 8 Casino King (2015 & 2016), Sebelum Iblis Menjemput (2018), hingga Lokananta (2024).

Bukan hanya layar lebar, Ia beberapa kali memainkan peran dalam serial televisi seperti, Impian Cinderella (2006), Saya Terima Nikahnya (2015), Bidadari Surgamu (2023), dan lain sebagainya.

 

Prestasi Ray Sahetapy

Tidak hanya mahir dalam kamera, Ray juga menjadi aktor dengan segudang prestasi yang didapatkan selama karirnya.

Pada tahun 1984, Ia masuk ke dalam nominasi penghargaan Film Festival Indonesia pemeran utama pria terbaik. Beberapa tahun setelahnya, Ia juga kembali masuk ke dalam nominasi pemeran utama pria terbaik. Pada tahun 2013, Ia memenangkan Indonesian Movie Actors Award kategori pemeran pendukung pria terbaik dalam film The Raid.

Dalam Festival Film Bandung 2015, Ia memenangkan Pemeran Pembantu Pria Terpuji Film Bioskop.

Kepergian Ray menjadi duka dalam bagi pencinta film tanah air. Kontribusi terhadap dunia perfilman tidak akan dilupakan. Selamat Jalan Ray Sahetapy, (1 Januari 1957 - 1 April 2025).

  • Tag:
  • breaking news
  • Ray Sahetapy
  • Meninggal Dunia
  • Aktor
  • Film
  • indonesia

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today