Jannik Sinner Juara di Beijing, Kini Incar Shanghai Masters

Jannik Sinner Juara di Beijing, Kini Incar Shanghai Masters
Jannik Sinner bersama coach dan timnya setelah berhasil juara di Beijing. - (Dok. X/@janniksin).

JAKARTA, Genvoice.id - Petenis asal Italia, Jannik Sinner, tampil dominan dalam laga final China Open 2025 mengalahkan petenis muda Amerika, Learner Tien, dengan skor 6-2, 6-2. Kemenangan ini sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu kandidat kuat di turnamen-turnamen besar berikutnya, termasuk Shanghai Masters yang akan datang.

Final di National Tennis Centre, Beijing berjalan sangat mulus buat Sinner. Sejak awal, ia langsung mengambil kendali, mencuri servis di game pembuka dan terus menjaga tempo hingga menutup set pertama dengan skor 6-2. Di set kedua, meski Tien sempat mendapat break point, Sinner mampu meredam tekanan dan memenangi set kedua dengan skor 6-2 juga.

Menariknya, ini menjadi gelar China Open kedua yang diraih Sinner (sebelumnya ia juara pada 2023) sekaligus gelar ke-21 dalam kariernya di tur ATP. Dalam musim 2025 sendiri, ini menjadi gelar ketiga yang ia koleksi.

Kemenangan di Beijing tentu menjadi momentum berharga bagi Sinner. Sekalipun ia masih berada di bawah tekanan poin dari Carlos Alcaraz dalam perebutan peringkat dunia, kesempatan di Shanghai Masters terbuka lebar apalagi Alcaraz dikabarkan akan absen dari turnamen tersebut karena cedera pergelangan kaki.

"Sekarang kami akan ke Shanghai. Itu turnamen penting bagi penutup musim," kata Sinner usai final di Beijing.

Jika Sinner berhasil mempertahankan konsistensi dan performa seperti di Beijing, peluangnya untuk memangkas jarak poin ke puncak klasemen makin terbuka. Apalagi gelar di Shanghai bisa memberi lonjakan poin signifikan.

Turnamen Shanghai Masters adalah ajang Masters 1000, dengan level persaingan tinggi, pemain top dunia datang bersaing, dan tekanan bonus poin sangat besar.

Selain itu, beban fisik dan keberlanjutan performa menjadi faktor penting. Setelah pertarungan intens di Beijing, Sinner harus memastikan kondisi fisik tetap prima agar bisa memainkan tenis agresif dan konsisten di Shanghai.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE