Jannik Sinner Juara China Open 2025, Raih Gelar Ketiga Musim Ini!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, dunia tenis lagi heboh karena Jannik Sinner baru aja menambah koleksi trofinya di musim 2025. Setelah sempat gagal di US Open, petenis Italia berusia 24 tahun ini bangkit dengan cara yang luar biasa. Sinner menutup turnamen China Open 2025 di Beijing dengan kemenangan meyakinkan melawan petenis muda Amerika, Learner Tien, lewat skor 6-2, 6-2. Buat Sinner, ini adalah gelar ketiganya musim ini setelah sebelumnya mengangkat trofi di Australian Open dan Wimbledon.
Yang bikin momen ini makin spesial, Sinner sendiri bilang kalau kemenangan di Beijing punya arti penting. "Ini tempat yang sangat, sangat istimewa bagi saya. Tim saya, terima kasih atas pengertian dan kerja samanya. Tidak semua anggota tim ada di sini, jadi semoga yang lain menonton dari rumah," ungkapnya saat menerima trofi. Ia menegaskan kalau keberhasilan ini nggak lepas dari dukungan tim yang selalu ada di belakangnya.
Kalau kita tarik ke belakang, perjalanan Sinner musim ini bisa dibilang roller coaster. Bayangin aja, kurang dari sebulan lalu dia harus rela kalah di final US Open dari Carlos Alcaraz. Tapi alih-alih terpuruk, Sinner malah menjawab keraguan dengan performa solid di Beijing. Lawannya, Tien, sebenarnya tampil percaya diri meski baru 19 tahun. Sayangnya, pengalaman Sinner jauh lebih mendominasi. Dari statistik ATP, Sinner mencetak 24 winner dengan 16 unforced error, sementara Tien cuma bisa bikin 11 winner.
Pertemuan pertama mereka ini juga menandai betapa matangnya Sinner sebagai petenis papan atas. Dalam 72 menit saja, pertandingan selesai dengan dominasi penuh dari Sinner. Bahkan, ia berhasil menyelamatkan dua break point penting dan mengamankan 73 persen poin ketika maju ke net. Buat Tien, perjalanan ke final ini tetap jadi pencapaian besar. Petenis kidal itu naik ke peringkat 36 dunia-rekor tertinggi dalam kariernya sejauh ini.
Gelar ini juga bikin Sinner semakin dekat bersaing dengan Alcaraz dalam perebutan posisi nomor satu dunia. Saat ini, ia tertinggal 2.590 poin di ATP Live Race To Turin. Yang menarik, minggu ini Alcaraz juga juara di Japan Open. Jadi, untuk pertama kalinya sejak 2020, peringkat 1 dan 2 dunia sama-sama mengangkat trofi di pekan yang sama.
Setelah Beijing, Sinner langsung bersiap ke Shanghai. Ia akan jadi unggulan utama karena Alcaraz terpaksa mundur akibat cedera pergelangan kaki. Jadi, peluang Sinner untuk menambah gelar lagi musim ini terbuka lebar. Pertanyaannya, mampukah ia terus memberi tekanan buat Alcaraz di sisa tahun? Kita tunggu saja, Gen!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!