Presiden Como Bongkar Perjalanan Mengejutkan ke Liga Champions, Singgung Nasib Cesc Fabregas dan Nico Paz
JAKARTA, GENVOICE.ID - Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, mengaku pencapaian klubnya menembus Liga Champions menjadi sesuatu yang bahkan tidak diperkirakan manajemen sejak awal. Klub asal Italia tersebut kini menjadi salah satu cerita paling mengejutkan di sepak bola Eropa setelah berhasil finis di empat besar Serie A musim 2025/2026.
Como sebelumnya sempat bermain di Serie C sebelum diambil alih oleh keluarga pengusaha asal Indonesia. Dalam waktu singkat, klub itu berhasil naik kasta hingga akhirnya memastikan tiket ke kompetisi antarklub paling elite di Eropa.
Mirwan mengatakan target awal Como sebenarnya disusun untuk jangka panjang. Ia menyebut proyek menuju kompetisi Eropa diperkirakan membutuhkan waktu lima hingga sepuluh tahun. Namun, perkembangan klub berjalan jauh lebih cepat dari ekspektasi.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama banyak pihak yang membangun fondasi klub secara bertahap sejak awal proyek dimulai.
Salah satu sosok penting di balik kebangkitan Como adalah Cesc Fabregas. Mantan gelandang Arsenal, Barcelona, dan Chelsea itu awalnya datang sebagai pemain sebelum beralih menjadi pelatih klub.
Fabregas disebut memiliki peran besar dalam membangun identitas Como, bahkan ikut terlibat dalam pengembangan fasilitas latihan klub bersama para arsitek. Selain itu, ia juga membawa pengaruh besar lewat mentalitas juara yang dimiliki.
Mirwan turut menyinggung kehadiran nama-nama besar lain seperti Thierry Henry dan Raphael Varane yang ikut terlibat dalam proyek Como. Menurutnya, para figur tersebut membantu membentuk budaya kemenangan di lingkungan klub.
Meski sukses membawa Como bersaing di papan atas Serie A, masa depan Fabregas masih menjadi tanda tanya. Dalam beberapa bulan terakhir, pelatih asal Spanyol itu terus dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa.
Mirwan mengaku pihak klub tidak bisa menentukan masa depan Fabregas sepenuhnya. Ia menilai keputusan akhir tetap berada di tangan sang pelatih mengenai langkah karier berikutnya.
Selain Fabregas, perhatian juga tertuju pada masa depan gelandang muda Nico Paz. Pemain asal Argentina tersebut tampil impresif bersama Como sejak didatangkan dari Real Madrid.
Namun, situasi Nico Paz cukup rumit karena Real Madrid memiliki klausul pembelian kembali dalam kontraknya. Klub raksasa Spanyol itu disebut bisa membawa pulang sang pemain dengan nilai transfer tertentu.
Mirwan menyebut keputusan mengenai masa depan Nico Paz sepenuhnya berada di tangan Real Madrid. Meski begitu, ia tetap melihat situasi tersebut secara positif karena Como bisa mendapatkan pemain muda bertalenta seperti Nico dalam proyek mereka.
Musim luar biasa Como kini membuat klub tersebut mulai dipandang serius di sepak bola Italia maupun Eropa. Setelah beberapa tahun lalu masih berkutat di kasta bawah, Como kini bersiap tampil di Liga Champions bersama klub-klub elite lainnya musim depan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!