Bikin Mewek, Fakta di Balik Bayi 6 Bulan yang Ditinggal Sendirian di Kos Makassar, Ternyata Ayahnya Bekerja Shift Malam
Tangisan yang Menggegerkan Jagat Maya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Awal tahun 2026 dibuka dengan berita yang bikin iba sekaligus haru, Gen.
Di mana viral sebuah video yang memperlihatkan bayi mungil sendirian di dalam kamar kos di Makassar. Netizen pun langsung gaduh dan menuding adanya penelantaran anak.
Tapi ternyata, ada fakta menyentuh di balik tangisan bayi tersebut. Yuk, simak kebenarannya di bawah ini agar kita tidak asal berasumsi!
- Video Viral yang Bikin Miris
Awalnya, tersebar video di Instagram yang memperlihatkan seorang bayi perempuan (awalnya disebut usia 3 bulan) menangis sendirian di kosan daerah Jalan Abdul Kadir, Makassar.
Narasi yang beredar menyebutkan kalau bayi ini ditelantarkan orang tuanya saat mereka pergi kerja malam. Sontak, netizen pun merasa kasihan melihat kondisi si bayi, Gen.
- Bukan Ditelantarkan, Tapi Bekerja
Setelah tim DP3A Makassar turun tangan, terungkap fakta yang mengharukan. Bayi tersebut sebenarnya sudah berusia 6 bulan, bukan 3 bulan.
Ayahnya, Gabriel (24), harus bekerja shift malam di sebuah hotel dari jam 10 malam sampai jam 5 subuh demi mencari nafkah. Sementara sang ibu sedang berada di Toraja karena ada urusan keluarga yang mendesak.
- Perjuangan Sang Ayah yang Luar Biasa
Ternyata Gabriel adalah sosok ayah yang sangat perhatian, Gen. Meskipun terpaksa meninggalkan bayinya, dia tidak lepas tangan begitu saja.
Berdasarkan info dari tetangga, Gabriel rutin pulang setiap 2 jam sekali di sela-sela kerjanya hanya untuk memastikan anaknya aman.
Dia juga membarikade bayinya dengan bantal dan selimut supaya tidak terjatuh dari kasur. Benar-benar definisi pejuang keluarga ya!
- Kondisi Bayi Dipastikan Sehat
Pihak Dinas Perlindungan Anak (DP3A) dan tim medis sudah mengecek langsung ke lokasi.
Hasilnya, bayi tersebut dalam kondisi sehat dan terawat dengan baik. Memang sempat demam sedikit karena cuaca, tapi sudah ditangani tim medis. Jadi, narasi soal penelantaran itu resmi dipastikan keliru, ya Gen.
Kasus ini jadi pengingat buat kita untuk jangan gampang menghakimi situasi orang lain dari video durasi satu menit saja.
Di balik pintu kosan yang terkunci, ada seorang ayah yang lagi berjuang mati-matian untuk masa depan sang anak. Salut buat perjuangan Pak Gabriel!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!