Ancam Istri Pakai Pistol, Suami Nekat Satroni Kantor di Kelapa Gading Jakarta Utara
Istri Trauma: Diancam Senpi di Kantor, Polisi Gercep Selidiki Dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kejadian tegang terjadi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Seorang pria berinisial RSP kini diamankan polisi setelah istrinya sendiri, VM (35), melaporkan suaminya atas dugaan pengancaman menggunakan senjata api (senpi).
Insiden ini terjadi pada Selasa (29/10/2025) di sebuah kantor di Jalan Boulevard Gading, Komplek Pergudangan BGR. Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra, menjelaskan kronologi penangkapan ini.
Kronologi Cepat dari Call Center
Kasus ini bermula ketika korban, VM, yang ketakutan, langsung menghubungi call center 110. Respon polisi pun cepat banget. Tim Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading langsung meluncur ke lokasi kejadian.
Saat polisi tiba, mereka menemui VM yang sedang shok dan ketakutan. Ternyata, suami istri ini sedang mengalami percekcokan hebat. Kedatangan RSP ke kantor sang istri ini yang membuat VM trauma.
Kenapa trauma? VM mengaku kepada polisi bahwa ia pernah mengalami kekerasan dari suaminya pada April 2025 di rumah mereka di Pamulang, Tangerang Selatan. Dan yang paling parah, VM mengaku RSP pernah mengancamnya dengan senpi!
Pistol Hilang, Proses Tetap Lanjut
Karena ada laporan tentang ancaman senpi, polisi langsung bergerak cepat untuk melakukan penggeledahan terhadap RSP, baik di badan maupun di dalam kendaraannya.
Tapi, ada plot twist nih, Gen! "Hasilnya, tidak ditemukan sepucuk senjata api di badan maupun di dalam kendaraan RSP," kata Kompol Seto.
Meskipun pistolnya tidak ditemukan, proses hukum tetap berlanjut. RSP dan VM tetap dibawa ke Mapolsek Kelapa Gading untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait laporan kekerasan dan dugaan pengancaman yang dilakukan RSP.
Polisi akan mendalami apakah ancaman senpi itu benar-benar terjadi, meskipun barang buktinya tidak ditemukan di lokasi. Semoga kasus rumah tangga ini segera menemukan titik terang ya, Gen!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!