Lisa Mariana Ngaku Terima Duit Korupsi Bank BJB, Kubu Ridwan Kamil Murka Sebut Gosip Murahan
Pengakuan Lisa Mariana Bikin Geger, Kubu Ridwan Kamil Murka Sebut Gosip Murahan dan Singgung Hasil Tes DNA
JAKARTA, GENVOICE.ID - Geger di dunia perpolitikan dan hukum, kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB) makin memanas. Nama Lisa Mariana (LM) terus mencuat dan membuat heboh.
Bagaimana tidak, setelah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lisa terang-terangan mengaku menerima aliran dana dari kasus tersebut. Alasannya pun bikin geleng-geleng kepala: buat anaknya!
Pengakuan ini sontak jadi bumerang, terutama untuk kubu Ridwan Kamil (RK). RK, yang saat kasus ini terjadi masih menjabat Gubernur Jawa Barat, kini jadi sorotan publik. Pihak RK, melalui pengacaranya, Muslimin Jaya Butarbutar, langsung pasang badan dan menuding balik Lisa.
Menurut mereka, omongan Lisa hanyalah gosip murahan yang sengaja dibuat untuk menjatuhkan nama Ridwan Kamil.
Lisa Mariana Buka-bukaan Soal Duit dan DNA
Pada Jumat (22/8) lalu, Lisa Mariana dipanggil KPK di Jakarta Selatan. Pemeriksaan ini terkait aliran dana dalam kasus korupsi Bank BJB. Usai diperiksa, Lisa blak-blakan ke awak media. "Ya kan buat anak saya, benar," ujarnya santai, meski enggan menyebutkan nominal pastinya.
Pengakuan ini bukan kali pertama Lisa menyeret nama Ridwan Kamil. Sebelumnya, ia juga pernah mengaku kalau anaknya adalah anak biologis Ridwan Kamil. Namun, klaim ini dibantah keras oleh kubu RK.
Muslimin Jaya Butarbutar menegaskan, hasil tes DNA sudah membuktikan tidak ada kecocokan antara Ridwan Kamil dan anak Lisa. "Berbulan-bulan LM selalu menyudutkan klien kami sejak kasus ini muncul sampai saat ini. Namun semua terbantahkan dengan adanya hasil tes DNA," jelas Muslimin.
KPK Terus Kejar Aliran Dana Korupsi
Sementara drama antara Lisa dan kubu Ridwan Kamil memanas, KPK tak tinggal diam. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, memastikan pihaknya akan terus follow the money.
Artinya, mereka akan mendalami aliran dana kasus korupsi Bank BJB, termasuk uang yang diduga masuk ke kantong Lisa Mariana. Budi menegaskan, setiap pemanggilan dan pemeriksaan yang dilakukan KPK selalu berdasarkan alat bukti yang kuat.
Hingga saat ini, KPK sudah menetapkan lima tersangka: mantan Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi, Widi Hartono (pimpinan Divisi Corporate Secretary Bank BJB), serta tiga pihak swasta, yaitu Ikin Asikin Dulmanan, Suhendrik, dan Sophan Jaya Kusuma.
Kelimanya diduga merugikan negara hingga Rp 222 miliar. Meski belum ditahan, mereka sudah dicekal bepergian ke luar negeri.
Lalu, bagaimana dengan Ridwan Kamil? KPK menyatakan terbuka untuk memanggil siapapun yang dianggap mengetahui konstruksi perkara ini. Termasuk Ridwan Kamil.
"Jika sudah ada penjadwalan pemeriksaan terhadap saksi, kami tentu akan infokan, sebagai bentuk transparansi dalam penanganan perkara di KPK," ujar Budi.
Di tengah panasnya kasus ini, kubu Ridwan Kamil memilih santai. Mereka percaya kebenaran akan terungkap. Bahkan, pengacara RK, Muslimin, melontarkan kalimat menohok, "Biarkan aja LM menari-nari dengan selendangnya, ada saatnya selendangnya akan melilit dirinya sendiri."
Apakah ini pertanda bahwa kubu RK akan mengambil langkah hukum balik? Kita tunggu saja kelanjutannya Gen!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!