Viral! Bentrokan Pesilat vs Warga Pecah di Sukoharjo, Dipicu Geberan Motor

Bentrokan Sukoharjo: Pesilat & Warga Geger Usai Pengesahan, Polisi Turun Tangan

Viral! Bentrokan Pesilat vs Warga Pecah di Sukoharjo, Dipicu Geberan Motor
Bentrokan antara pesilat dan warga di Bendosari Sukoharjo, Minggu (28/9/2025). - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar kericuhan kembali datang dari Jawa Tengah, di mana bentrokan pesilat dan warga pecah di Sukoharjo pada Minggu (28/9/2025) sore. Insiden yang melibatkan sekitar 100 pesilat ini viral di media sosial.

Kapolres Sukoharjo membenarkan bahwa bentrokan dipicu oleh geberan motor (bleyer) rombongan pesilat yang mengganggu warga setempat.

Bentrokan yang melibatkan ratusan anggota perguruan silat dengan warga setempat terjadi di Desa Toriyo, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, pada Minggu (28/9/2025) sore. Video kericuhan ini pun dengan cepat menyebar dan menjadi viral.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurutnya, bentrokan melibatkan sekitar 100 anggota perguruan silat melawan warga Desa Toriyo.

Kronologi: Dari Knalpot Bising Jadi Lempar-lemparan

Kericuhan ini bermula setelah acara pengesahan anggota baru perguruan silat yang diselenggarakan di Desa Jagan, Bendosari. Saat rombongan pesilat bubar dan melintas di Desa Toriyo, banyak dari mereka yang menggeber-geber motor (bleyer-bleyer).

Warga yang merasa terganggu dengan suara bising knalpot tersebut kemudian mencoba menegur rombongan pesilat. Namun, bukannya mereda, teguran itu justru disikapi dengan perlawanan.

Kapolres menjelaskan alur kejadiannya: "Awalnya bubaran pengesahan, bleyer-bleyer, disoraki, nantang-nantang, lalu lempar-lemparan."

Seorang warga, Tiyo Adi Saputro (30), membenarkan bahwa warga hanya mencoba menegur karena merasa terganggu. Namun, rombongan pesilat merespons teguran tersebut dengan serangan.

Polisi Datang, Massa Langsung Bubar

Untungnya, bentrokan ini tidak berlangsung lama. Menurut Tiyo, gesekan antara dua kelompok ini hanya terjadi sekitar setengah jam saja.

Situasi baru terkendali setelah aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian. Begitu melihat polisi datang, massa dari kedua belah pihak langsung membubarkan diri.

Hingga saat berita ini diturunkan, Kapolres Anggaito menambahkan bahwa belum ada laporan resmi mengenai adanya korban luka-luka serius maupun kerusakan rumah warga akibat insiden pelemparan tersebut.

Kasus ini kembali jadi pengingat, Gen. Teguran warga harus disikapi dengan bijak, dan suara knalpot bising itu memang bisa jadi pemicu emosi yang tidak perlu.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE