Steven Spielberg Tegaskan Tidak Akan Pensiun di Acara Peresmian Teater Namanya di Universal
JAKARTA, GENVOICE.ID - Di kawasan Universal Studios Los Angeles-tak jauh dari replika hiu "Jaws" yang terus menganga dan antrean panjang wahana "Jurassic Park"-sosok di balik sejumlah film paling ikonik Hollywood menjadi sorotan utama. Steven Spielberg hadir dalam seremoni spesial untuk meresmikan sebuah teater canggih yang dinamai sesuai namanya.
"Tempat ini tidak hanya dibangun berdasarkan warisan luar biasa dari Steven Spielberg, tapi juga sebagai simbol harapan masa depan para pembuat film dan pencerita yang akan membawa Universal melangkah 100 tahun ke depan, bahkan lebih," ujar Donna Langley, Chairman NBC Universal Entertainment.
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh ternama seperti CEO Comcast Brian Roberts dan Presiden Mike Cavanagh, aktor John Travolta, Vin Diesel, Seth Rogen, Colman Domingo, Dakota Fanning, Jeff Goldblum, Ke Huy Quan dan Jeff Cohen dari "The Goonies", serta sutradara seperti Jon M. Chu, duo Daniels, dan Kevin Williamson.
Spielberg, yang telah bekerja dengan Universal lebih dari 50 tahun, menyebut saat ini sebagai era kebangkitan studio tersebut. "Dan saya tidak bicara soal Jurassic World: Rebirth yang tayang 2 Juli nanti," candanya. Ia menyebut perjalanan panjang bersama berbagai pemilik studio sebagai era dengan "banyak ayah", namun kini merasa kembali ke "keluarga yang penuh kasih" di era Comcast.
"Saya sedang membuat banyak film dan tidak punya rencana... untuk... pensiun," ucapnya penuh keyakinan.
Dalam wawancara eksklusif bersama The Hollywood Reporter, Spielberg mengungkapkan keinginannya yang belum tercapai: menyutradarai film bergenre Western. "Saya masih sangat ingin membuat film Western. Gaya operatik yang dibutuhkan genre ini belum bisa saya pecahkan sampai sekarang," ujarnya.
Kariernya dimulai dengan "Duel" (1971) dan "The Sugarland Express", lalu ia menyutradarai lebih dari 30 film dan memproduksi ratusan lainnya, sebagian besar bersama Universal yang pertama kali memberi kesempatan padanya saat masih berusia 20-an.
Peresmian ini bertepatan dengan perayaan 50 tahun "Jaws", film yang menandai awal era blockbuster musim panas. Film-film Universal berikutnya termasuk "1941", "E.T. the Extraterrestrial", "Always", dan "Jurassic Park". Meskipun Spielberg juga berkarya untuk studio lain seperti Paramount (franchise Indiana Jones), perusahaannya, Amblin, selalu berbasis di lahan Universal.
"Jaws", "E.T.", dan "Jurassic Park" semuanya menjadi film terlaris pada masanya. Sementara itu, ia meraih Oscar Best Picture pertamanya lewat "Schindler's List" pada 1994.
Acara malam itu juga menayangkan cuplikan eksklusif dari film terbaru Spielberg yang belum berjudul. Film ini disebut sebagai aksi-petualangan pertama sejak "Ready Player One" (2018) dan mengandung unsur alien serta fiksi ilmiah. Emily Blunt dan Josh O'Connor terlihat dalam adegan kejar-kejaran dengan agen pemerintah di SUV hitam.
Setelah pemutaran cuplikan, para tamu menikmati pameran eksklusif berisi memorabilia yang belum pernah dipamerkan: properti asli dari "E.T.", "Schindler's List", "The Fabelmans", serta pernak-pernik dari berbagai dekade film Spielberg.
Jon M. Chu menunjukkan kepada Spielberg kaus kakinya yang bergambar E.T., sambil berterima kasih karena telah menginspirasi kecintaannya pada dunia film. Spielberg menanggapi dengan hangat dan berkata bahwa ia masih kagum bisa menjalani mimpi sebagai pembuat film.
Teater berkapasitas 250 kursi itu berada di dalam bangunan The Commons seluas 7.800 meter persegi, dirancang menyerupai gulungan film sebagai penghormatan terhadap sejarah sinema. Proyek ini merupakan bagian dari peremajaan ekosistem studio Universal yang ramah lingkungan, di mana Spielberg terlibat aktif-seperti juga keterlibatannya dalam perancangan taman hiburan Universal.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!