RRQ Resmi Pecat Bigmo dari Brand Ambassador Usai Didiga Sindir Pandawara dan AAA Clan!

Jaga Nama Baik Tim: Manajemen RRQ Ambil Langkah Tegas Terkait Etika Digital Sang Brand Ambassador

RRQ Resmi Pecat Bigmo dari Brand Ambassador Usai Didiga Sindir Pandawara dan AAA Clan!
Bigmo. - (Dok. Instagram @bigmoskyy).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Kabar mengejutkan datang dari panggung esports dan kreator konten tanah air. Muhammad Jannah, yang lebih dikenal dengan nama panggung Bigmo, resmi dikeluarkan dari posisinya sebagai Brand Ambassador (BA) bagi tim raksasa Team Rex Regum Qeon (RRQ).

Keputusan tegas ini diumumkan secara mendadak melalui akun Instagram resmi manajemen RRQ yang menyatakan bahwa kerja sama profesional di antara kedua belah pihak telah resmi berakhir. Langkah ini diambil manajemen setelah sang kreator konten menuai kecaman publik akibat aksi kontroversialnya di media sosial.

Pemutusan hubungan kerja ini menjadi bukti nyata bahwa reputasi dan etika digital seorang representasi merek (brand ambassador) memiliki pengaruh besar dalam industri modern.

Bagi Gen yang mengikuti perkembangan dinamika komunitas gaming dan isu-isus viral media sosial, keputusan manajemen RRQ ini menarik untuk dicermati sebagai bentuk penegakan disiplin dalam menjaga profesionalisme tim.

Kronologi Pemutusan Kerja Sama dan Duduk Perkara Kontroversi

Berikut adalah rincian pengumuman resmi serta latar belakang masalah yang memicu didepaknya Bigmo dari manajemen Team RRQ:

1. Pernyataan Resmi Manajemen RRQ

Melalui unggahan resmi di media sosial, manajemen RRQ mengonfirmasi berakhirnya status Bigmo per akhir Mei 2026. Pihak manajemen menyampaikan pesan singkat yang berisi ucapan terima kasih atas kontribusi yang pernah diberikan dan mendoakan kesuksesan karier sang mantan BA di masa mendatang.

2. Kekecewaan Petinggi Manajemen

Sinyal pemecatan ini sebenarnya sudah sempat terendus oleh publik lewat sesi siaran langsung (livestreaming) internal tim. Andrian Pauline atau yang akrab disapa Pak AP, selaku petinggi RRQ, secara terbuka sempat mengekspresikan kekecewaannya terhadap perilaku Bigmo.

Sang kreator dinilai kerap melakukan tindakan tidak perlu yang menyenggol atau memicu konflik dengan pihak-pihak di luar tim.

3. Akar Masalah: Tudingan Miring terhadap Guinness World Record

Kontroversi memuncak setelah potongan video Bigmo viral di berbagai platform digital. Dalam video tersebut, ia melontarkan sindiran tajam kepada Pandawara Group dan komunitas AAA Clan yang baru saja menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan dunia, Guinness World Records.

Bigmo secara sepihak mengklaim bahwa plakat penghargaan bergengsi tingkat dunia tersebut merupakan komoditas yang "bisa dibeli".

4. Reaksi Tegas Pandawara Group dan AAA Clan

Tudingan itu langsung memantik respons dari pihak terkait. Melalui akun resminya, Pandawara Group melayangkan pernyataan terbuka dan mengingatkan agar tidak ada pihak yang mengotori hasil kerja keras orang lain dengan tuduhan palsu. Mereka juga mengajak publik untuk berfokus pada konten positif yang bermanfaat tanpa harus menciptakan kegaduhan.

Ketegangan makin memanas setelah sejumlah anggota inti dari AAA Clan, termasuk musisi dan konten kreator Reza Arap, turut membubuhkan komentar bernada sindiran balik sekaligus memberikan ucapan selamat yang tulus atas pencapaian rekor dunia yang diraih oleh Pandawara Group.

Langkah tegas yang diambil oleh manajemen Team RRQ menunjukkan bahwa perilaku seorang figur publik di media sosial memiliki konsekuensi yang sangat nyata terhadap kelangsungan karier profesionalnya.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi seluruh kreator konten agar lebih bijak, matang, dan berhati-hati dalam menyampaikan opini di ruang digital, terutama ketika menyinggung pencapaian serta kerja keras pihak lain.

Bagaimana pandangan Gen mengenai keputusan cepat yang diambil oleh Team RRQ ini? Apakah pemutusan kontrak ini sudah menjadi langkah yang paling tepat untuk menjaga nama baik tim esports tersebut?

Yuk, bagikan pandangan, komentar, atau opinimu mengenai dinamika etika profesi brand ambassador ini di kolom komentar bawah!

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE