AC Milan Resmi Tarik Nkunku dari Chelsea Setelah Batal Gaet Boniface
JAKARTA, GENVOICE.ID - AC Milan bergerak cepat setelah kegagalan merekrut Viktor Boniface. Klub raksasa Serie A itu resmi mendapatkan striker asal Prancis, Christopher Nkunku, dari Chelsea pada bursa transfer musim panas 2025.
Kabar ini dibenarkan jurnalis Fabrizio Romano. Ia menyebutkan bahwa Milan sepakat menebus Nkunku dengan mahar 37 juta euro (sekitar Rp704 miliar) ditambah bonus performa 5 juta euro (Rp95 miliar). Penyerang berusia 27 tahun itu diikat kontrak selama lima tahun di San Siro.
Bisa Bermain di Sembilan Posisi
Salah satu daya tarik utama Nkunku adalah fleksibilitasnya. Sepanjang karier, ia pernah mengisi sembilan posisi berbeda. Selain striker, ia juga bisa tampil sebagai second striker, gelandang serang, gelandang tengah, sayap kanan, sayap kiri, bahkan pernah diturunkan sebagai bek kanan. Kemampuan serbaguna ini diyakini akan memberi pelatih Paulo Fonseca banyak variasi taktik.
Catatan Kurang Impresif di Chelsea
Meski datang ke Chelsea dengan status bintang, performa Nkunku tergolong mengecewakan. Dalam dua musim, ia hanya mencetak 18 gol dan 5 assist dari 62 penampilan di semua ajang. Salah satu penyebab utamanya adalah masalah cedera yang kerap menghantui.
Tercatat, Nkunku harus menepi selama 273 hari akibat cedera lutut, pinggul, dan hamstring. Situasi itu membuat Chelsea tak keberatan melepasnya, apalagi mereka baru saja mendatangkan Liam Delap dan Joao Pedro. Striker lain seperti Nicolas Jackson juga masuk daftar jual.
Risiko Cedera Jadi Pertaruhan Milan
Transfer Nkunku bukan tanpa risiko. Fans Milan masih ingat bagaimana transfer Viktor Boniface gagal terealisasi karena riwayat dua kali cedera ACL. Kini, Rossoneri kembali merekrut pemain dengan catatan medis yang cukup panjang.
Meski begitu, manajemen Milan optimistis Nkunku bisa bangkit di Serie A. Dengan kecepatan, teknik, dan fleksibilitasnya, ia diharapkan bisa memberi warna baru di lini depan serta membantu klub bersaing di berbagai kompetisi.
Kini, sorotan tertuju pada satu pertanyaan: apakah Nkunku mampu membuktikan diri sebagai mesin gol Milan, atau justru mengulang kisah pahitnya di Chelsea?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!