Kronologi Penumpang Asal Medan Ditemukan Wafat di Ruang Tunggu Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta

Penumpang Asal Medan Wafat di Bandara Soetta: Penyebab Kematian Diduga DOA, Polisi Ingatkan Cek Kesehatan Sebelum Terbang

Kronologi Penumpang Asal Medan Ditemukan Wafat di Ruang Tunggu Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta
Seorang penumpang pesawat yang melakukan perjalanan dari Medan dikonfirmasi meninggal dunia di area Bandara Soekarno-Hatta pada Senin, 27 Oktober. - (Dok. ANTARA/HO-Polresta Bandara Soetta).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Seorang penumpang pesawat bernama Frans Gibson Pakpahan (47), yang diketahui berasal dari Kota Medan, Sumatera Utara, ditemukan meninggal dunia di area ruang tunggu Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.

Peristiwa ini pertama kali terungkap pada hari Senin (27/10) ketika seorang anggota Polsubsektor Terminal 1, Bripka Nyoman, sedang melaksanakan patroli rutin di area kedatangan.

Bripka Nyoman menerima informasi dari petugas keamanan penerbangan (Avsec) mengenai adanya seorang pria yang tampak tertidur di salah satu bangku ruang tunggu angkutan sewa khusus.

Kepala Tim Pamapta Polresta Bandara Soetta, Ipda Dicky Sirait, menjelaskan bahwa menindaklanjuti laporan tersebut, tim pengamanan bandara Soetta segera berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk melakukan pemeriksaan medis terhadap pria yang kemudian diketahui adalah Frans Gibson Pakpahan.

"Selain itu, tim dari Polresta Bandara Soetta juga turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," ujar Ipda Dicky Sirait di Tangerang.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis KKP, yang dipimpin oleh dokter piket dr. Rima Furi, korban dinyatakan meninggal dunia. Ipda Dicky Sirait menyebutkan bahwa dugaan sementara penyebab kematian Frans Gibson Pakpahan adalah Death on Arrival (DOA).

Setelah serangkaian pemeriksaan dan pengecekan TKP selesai dilakukan, jenazah korban langsung dievakuasi oleh petugas. "Selanjutnya, jenazah dibawa ke Kantor Kesehatan Pelabuhan sebagai penanganan lebih lanjut," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Ipda Dicky Sirait turut mengimbau kepada seluruh pengguna jasa penerbangan untuk selalu waspada dan tanggap terhadap kondisi di sekitar.

Ia meminta agar masyarakat tidak ragu segera menghubungi petugas terkait apabila melihat atau mengalami gangguan keamanan maupun kesehatan.

Pengguna jasa bandara dapat menghubungi Call Center 110 Polresta Bandara Soekarno-Hatta jika memerlukan bantuan darurat.

"Kami mengingatkan agar senantiasa berhati-hati dan memeriksa kondisi kesehatan sebelum melakukan perjalanan jauh," tutupnya, menekankan pentingnya kesiapan fisik sebelum melakukan perjalanan.

Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh penumpang pesawat agar senantiasa memprioritaskan kondisi kesehatan sebelum bepergian.

Kasus meninggalnya Frans Gibson Pakpahan ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan jauh melalui moda transportasi udara.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE