Kronologi Lengkap Persija Terusir dari Jakarta ke Solo Gara-Gara Stadion Rusak!

Kronologi Lengkap Persija Terusir dari Jakarta ke Solo Gara-Gara Stadion Rusak!
- (Dok. Ig/Persija).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Persija Jakarta lagi-lagi harus meninggalkan kandang aslinya, Gen. Klub berjuluk Macan Kemayoran itu terpaksa menggelar laga kandang melawan PSBS Biak di Stadion Manahan, Solo, pada 31 Oktober 2025 mendatang. Keputusan ini bukan tanpa alasan - kondisi stadion yang seharusnya jadi markas utama mereka, Jakarta International Stadium (JIS), belum siap digunakan usai dipakai untuk konser beberapa minggu lalu.

Masalah ini bukan yang pertama kali terjadi buat Persija. Setiap kali stadion di Jakarta digunakan untuk kegiatan non-olahraga, tim asuhan Thomas Doll itu selalu jadi korban. Kali ini, mereka harus benar-benar meninggalkan ibu kota demi bisa tetap menjalankan jadwal pertandingan sesuai aturan I.League.

Awalnya, manajemen Persija sempat mencoba mencari solusi lain. Mereka mengajukan opsi bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), tapi venue tersebut ternyata sudah lebih dulu dipesan untuk acara konser besar di akhir pekan yang sama. Alternatif lain, Stadion Pakansari Bogor, juga batal digunakan karena jadwal yang bentrok dan padat.

Tak menyerah, Persija kemudian meminta agar jadwal kick-off pertandingan diubah dari malam ke sore hari supaya bisa tetap bermain di Jakarta. Tapi permintaan itu langsung ditolak oleh pihak I.League. Alasannya, perubahan jadwal akan berpengaruh pada teknis siaran dan pelaksanaan kompetisi yang harus mengikuti regulasi ketat.

Akhirnya, pilihan jatuh pada Stadion Manahan, Solo. Opsi ini disetujui oleh I.League dengan catatan pertandingan tetap digelar malam hari dan tanpa penonton. Keputusan untuk mengosongkan tribun diambil demi alasan keamanan serta untuk menghindari potensi kerumunan suporter yang bisa menimbulkan risiko di luar area stadion.

Pindahnya pertandingan ke Solo ini menambah panjang daftar laga Persija yang gagal digelar di Jakarta musim ini. Banyak Jakmania kecewa karena harus kembali mendukung tim kebanggaannya dari jauh. Di sisi lain, manajemen klub berharap kondisi JIS segera diperbaiki agar bisa kembali menjadi kandang tetap bagi Persija.

Kondisi rumput JIS yang rusak akibat beban berat acara hiburan disebut jadi penyebab utama masalah ini. Persija berharap pihak pengelola stadion bisa lebih memperhatikan jadwal perawatan agar insiden seperti ini tidak terulang. Karena buat klub sebesar Macan Kemayoran, kehilangan rumah sendiri tentu bukan hal sepele - apalagi di tengah jadwal padat kompetisi yang sedang mereka jalani.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE