8 Wajah Buronan Global Asal Indonesia yang Diburu Interpol: Siapa Saja yang Masuk Red Notice?

Daftar Lengkap 8 Buronan Interpol Indonesia yang Diburu, Riza Chalid dan Jurist Tan Segera Menyusul.

8 Wajah Buronan Global Asal Indonesia yang Diburu Interpol: Siapa Saja yang Masuk Red Notice?
Wajah 8 buronan Interpol. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Interpol atau Organisasi Kepolisian Kriminal Internasional baru saja merilis daftar Red Notice untuk sejumlah nama yang terkait dengan Indonesia. Saat ini, terdapat delapan buronan Indonesia yang diburu Interpol karena terlibat tindak pidana serius.

Daftar ini dipastikan akan bertambah dengan segera menyusulnya pengusaha high profile Riza Chalid dan mantan staf khusus Mendikbudristek, Jurist Tan.

Red Notice ini adalah permintaan global untuk melacak, menahan, hingga mengekstradisi seseorang yang terjerat tindak pidana.

Saat ini, sudah ada delapan buronan Indonesia yang masuk daftar Interpol. Jumlah ini bahkan diperkirakan akan bertambah, karena Kejaksaan Agung sedang mengajukan dua nama besar di atas yang menghilang.

Daftar 8 Buronan Red Notice Interpol Saat Ini

Siapa saja sih most wanted yang diburu di seluruh dunia ini? Daftar ini didominasi kasus perdagangan orang, Gen:

Nama Buronan

Usia

Asal Negara

Kasus Utama

Chen Hoa

26 tahun

Tiongkok

Perdagangan orang

Bo Chang Hai

25 tahun

Cina

Perdagangan orang

Tan Guiliang

24 tahun

Tiongkok

Perdagangan orang

Chen Guiteng

54 tahun

Tiongkok

Perdagangan orang

Li Rongmei

58 tahun

Tiongkok

Jual beli emas ilegal

Randy Mendomba

49 tahun

Filipina

Penyelundupan senjata api

M. Armin Pietruschka

66 tahun

Indonesia

Penggelapan

Evelina F. Pietruschka

64 tahun

Indonesia

Penggelapan

Dua Buronan High Profile yang Segera Menyusul

Selain delapan nama di atas, publik sedang menunggu diterbitkannya Red Notice untuk dua tokoh high profile Indonesia yang terlibat kasus korupsi besar:

  1. Muhammad Riza Chalid (The Gasoline Godfather): Pengusaha migas yang dikenal dengan julukan The Gasoline Godfather ini menjadi tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina periode 2018-2023. Riza Chalid menghilang dan diduga sudah berada di luar negeri.
  2. Jurist Tan: Mantan staf khusus Mendikbudristek di era Nadiem Makarim ini terjerat kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook tahun 2020-2022. Kasusnya tidak main-main, karena potensi kerugian negara mencapai Rp1,9 triliun. Hingga kini, Jurist Tan masih buron.

Kejaksaan Agung sedang berupaya keras agar nama Riza Chalid dan Jurist Tan segera masuk daftar Interpol agar pengejaran bisa dilakukan di seluruh dunia. Gimana, Gen? Korupsi dan tindak pidana emang enggak ada habisnya, ya. Semoga para buronan ini cepat tertangkap!

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE