Tiongkok Buka Sekolah Robot AI Pertama di Sichuan! Target Cetak Puluhan Teknologi Baru hingga 2027

Tiongkok Buka Sekolah Robot AI Pertama di Sichuan! Target Cetak Puluhan Teknologi Baru hingga 2027
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Tiongkok kembali menunjukkan ambisinya menjadi pemimpin global dalam industri robotika. Sebuah pusat pelatihan canggih khusus untuk robot AI berwujud (humanoid AI) resmi diluncurkan di Kota Mianyang, Provinsi Sichuan, pada 18 Juli lalu. Pusat ini bukan sekadar fasilitas litbang, tetapi diibaratkan sebagai "sekolah" bagi para robot masa depan.

Dilansir dari Antara, proyek revolusioner ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah Sichuan untuk membangun klaster robotika AI berwujud paling kompetitif di wilayah barat Tiongkok. Dilaporkan oleh Xinhua pada Selasa (22/7), pusat ini akan mengintegrasikan riset, pengujian, standardisasi, dan komersialisasi teknologi robotik dalam satu ekosistem terpusat.

"Fasilitas ini pada dasarnya berfungsi sebagai sekolah bagi robot," ujar pejabat dari Departemen Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Provinsi Sichuan.

Pusat pelatihan ini dirancang untuk mengatasi tantangan besar dalam pengembangan AI berwujud global, seperti:

  • Kurangnya skenario pelatihan di dunia nyata

  • Terbatasnya data berkualitas tinggi

  • Keterbatasan pengujian di lingkungan ekstrem

Untuk itu, fasilitas ini akan:

  • Menyediakan lingkungan simulasi realistis

  • Meningkatkan akuisisi data besar (big data)

  • Mempercepat penyempurnaan algoritma AI

  • Mendorong pembelajaran dan adaptasi robot dalam berbagai skenario dunia nyata seperti manufaktur, layanan kesehatan, pariwisata, kota pintar, dan tanggap darurat.

Didukung penuh oleh pendanaan pemerintah provinsi, pusat ini ditargetkan:

  • Menarik lebih dari 7 perusahaan robotik hingga akhir 2025

  • Menghimpun 30+ perusahaan hingga 2027

  • Meluncurkan 30 teknologi baru dan 10 produk robot unggulan dalam kurun waktu dua tahun

Menurut data dari Chinese Institute of Electronics, nilai pasar robot humanoid di Tiongkok diprediksi mencapai 870 miliar yuan (sekitar Rp1.979 triliun) atau lebih dari USD 121,7 miliar pada 2030. Dengan pertumbuhan pesat teknologi seperti AI dan model bahasa besar (LLM), Tiongkok semakin dekat ke arah produksi massal robot humanoid untuk berbagai sektor industri.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE