Pantau Langsung Super League, John Herdman Soroti Dony Tri Pamungkas dan Hokky Caraka
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pelatih timnas Indonesia, John Herdman, mulai memetik hasil dari pemantauannya di kompetisi Super League 2025/2026.
Dari dua pertandingan yang ia saksikan langsung, Herdman menyoroti dua nama pemain muda, yakni Dony Tri Pamungkas dan Hokky Caraka.
Pelatih berusia 50 tahun itu hadir langsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat, saat Persija Jakarta menghadapi Madura United pada pekan ke-18 Super League 2025/2026, Jumat (23/1/2026). Dalam pertandingan tersebut, Persija berhasil meraih kemenangan 2-0.
Dony Tri Pamungkas tampil sebagai starter di posisi bek kiri. Pemain muda Persija itu bermain selama 83 menit sebelum akhirnya ditarik keluar akibat cedera. Penampilannya menjadi salah satu yang mendapat perhatian khusus dari Herdman di laga tersebut.
Sehari berselang, John Herdman kembali memantau pertandingan Super League dengan menyaksikan laga Persita Tangerang melawan Bhayangkara FC di Indomilk Arena, Kelapa Dua, Tangerang, Sabtu (24/1/2026). Dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu, Hokky Caraka tampil membela Persita selama 62 menit.
Kehadiran Herdman di stadion dinilai sebagai bagian dari proses seleksi pemain yang berpotensi memperkuat timnas Indonesia. Meski demikian, ia menegaskan masih terlalu dini untuk mengumumkan nama-nama yang akan dipanggil ke skuad Garuda.
"Saya pikir masih terlalu dini untuk berbicara. Saya mencari pemain dengan banyak aspek," ujar John Herdman.
Dalam proses pemantauan tersebut, Herdman secara khusus memberi perhatian pada pemain-pemain muda Indonesia. Dony Tri Pamungkas dan Hokky Caraka disebut sebagai contoh pemain yang ingin ia lihat lebih jauh perkembangannya.
"Saya ingin melihat pemain-pemain muda seperti Hokky, Dony, dan pemain-pemain seperti mereka," kata Herdman.
"Saya ingin melihat bagaimana masa depan mereka dan seperti apa mereka ketika diuji di lingkungan timnas Indonesia."
Meski fokus pada pemain muda, Herdman menegaskan pemain senior tetap memiliki peran penting dalam membangun kedalaman skuad. Hal itu dinilai krusial mengingat padatnya agenda timnas Indonesia sepanjang 2026.
Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi FIFA Series pada Maret, sebelum melanjutkan perjuangan ke Piala AFF yang akan berlangsung pada Juli hingga Agustus. Menurut Herdman, rangkaian turnamen tersebut akan menjadi ujian serius bagi kedalaman tim.
"Di tahun ini kami punya FIFA Series, lalu lanjut ke Piala AFF. Kedalaman skuad kami akan benar-benar diuji," ujarnya.
Herdman juga menilai kehadiran pelatih timnas langsung di stadion bisa memberikan dampak tersendiri bagi para pemain. Ia menyebut fokus dan intensitas pemain akan meningkat ketika mereka tahu sedang dipantau langsung.
Pelatih asal Kanada itu menutup dengan menegaskan komitmennya untuk memberi kesempatan luas kepada pemain, terutama pemain muda yang menunjukkan kualitas.
"Saya akan memberikan kesempatan kepada para pemain, itu tidak diragukan lagi. Jika melihat rekam jejak saya, saya selalu percaya pada pemain muda. Jika pemain cukup baik, maka itu sudah cukup," tutupnya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!