Bali Next Level! Museum Eugene Siap Buka 2026, Gandeng ISSEY MIYAKE Ciptakan Koleksi Permanen Spektakuler
Museum Eugene dan ISSEY MIYAKE Berkolaborasi
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, ada update keren banget dari Bali yang wajib kalian spill! Siapa yang nggak sabar nunggu tempat aesthetic baru? Nah, Eugene Museum di Tabanan, Bali, yang dijadwalkan buka Musim Panas 2026, baru aja ngumumin kolaborasi super hype sama brand fashion legendaris Jepang, ISSEY MIYAKE!
Proyek gokil ini adalah puncak dari obrolan kreatif selama tiga tahun antara seniman multidisiplin Jepang, Eugene Kangawa, dan desainer A-POC ABLE ISSEY MIYAKE, Yoshiyuki Miyamae. Hasilnya? Koleksi tekstil inovatif bernama "Light and Shadow Inside Me" yang bakal jadi koleksi permanen museum. Kebayang kan vibes senja Bali berpadu sama karya seni keren?
Karya Seni yang Lahir dari Cahaya, Diterjemahkan Jadi Kain Next-Level
Kolaborasi ini diilhami dari karya penting Eugene Kangawa, "Light and shadow inside me" (2022-), sebuah seri fotogram yang sepenuhnya diciptakan hanya dengan kertas dan cahaya. Bayangin, gradasi hitam-putih itu didapat dari proses melipat kertas foto dan menjemurnya di bawah cahaya buatan! Intinya: cahaya dan bayangan adalah material utamanya.
Nah, tim A-POC ABLE ISSEY MIYAKE kemudian "menerjemahkan" filosofi deep ini ke dalam kain next-level yang mereka sebut tekstil 'bit-level'. Mereka mengibaratkan partikel perak di kertas foto sebagai perpotongan benang di kain.
Yang paling mind-blowing? Gradasi dari hitam ke putih di kain itu dicapai hanya dengan mengubah kerapatan tenun-tanpa menggunakan warna benang atau pewarna yang berbeda! Ini adalah terobosan tekstil yang underrated tapi super canggih!
Eugene Kangawa sendiri happy banget, karena filosofi Issey Miyake yang people-centric itu nyambung banget sama eksplorasinya tentang tema eksistensi.
Eugene Museum: Lebih dari Sekadar Galeri di Tanah UNESCO
Museum ini nggak main-main, Gen. Lokasinya ada di kawasan Warisan Dunia UNESCO di Tabanan, Bali. Bayangin ambience-nya!
Museum seluas lebih dari satu hektar ini dirancang oleh arsitek top Indonesia, Andra Matin. Bangunannya seluas 5.000 meter persegi dengan lebih dari 15 ruang galeri. Desainnya melestarikan pepohonan yang sudah ada dan menggunakan batu bata terakota buatan tangan perajin lokal. Jadi, vibe seni dan alamnya tuh dapet banget!
The best part? Akan ada program akomodasi menginap semalam! Kalian bisa staycation di museum dan menikmati karya-karya Kangawa saat cahaya senja berganti, berinteraksi dengan seni di luar jam buka biasa. Ini sih pengalaman seni yang worth it banget buat di-share di feed kalian!
Sebelum resmi dipajang permanen di Bali, koleksi ini akan diperkenalkan di pameran khusus yang digelar A-POC ABLE ISSEY MIYAKE di Art Basel Paris bulan Oktober 2025 ini. Jadi, kita tunggu saja hype internasionalnya sebelum akhirnya bisa kita nikmati langsung di Indonesia!
Gimana, Gen? Udah siap booking flight ke Bali buat Musim Panas 2026? Kayaknya Eugene Museum ini bakal jadi hidden gem yang nggak hidden lagi, deh!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!