Eks Forward Nuggets $45 Juta, Danilo Gallinari Siap Comeback ke NBA?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Mantan forward Denver Nuggets, Danilo Gallinari, kembali mencuri perhatian setelah memberi sinyal siap untuk comeback ke NBA. Meski usianya sudah 36 tahun dan sempat pensiun usai musim 2024, pemain asal Italia itu menyebut dirinya masih membuka peluang kembali ke liga basket terbaik dunia.
Gallinari, yang dikenal sebagai forward serba bisa dengan kemampuan menembak jarak jauh, mengatakan bahwa jika ia kembali, perannya tidak akan lagi sebagai bintang utama, melainkan sebagai veteran berpengalaman yang bisa menjadi "asuransi" bagi sebuah tim. "Saya tidak akan bermain banyak menit, tapi saya bisa menjadi kehadiran yang membantu," ungkapnya dalam wawancara dengan Pianeta Basket.
Karier Gallinari di NBA cukup panjang, dimulai sejak ia dipilih New York Knicks pada draft 2008. Meski sempat mencatat musim mencetak angka terbaiknya bersama LA Clippers, justru periode terpanjang dan paling stabil ia jalani bersama Denver Nuggets. Ia menjadi bagian penting dari paket besar pertukaran Carmelo Anthony pada 2011, yang kemudian mengantarkannya menandatangani perpanjangan kontrak bernilai $45,2 juta pada 2015.
Sepanjang 14 musim di NBA, Gallinari memperkuat delapan tim berbeda: Knicks, Nuggets, Clippers, Oklahoma City Thunder, Atlanta Hawks, Washington Wizards, Detroit Pistons, hingga Milwaukee Bucks. Ia juga pernah tercatat sebagai pemain Boston Celtics, meski tak pernah turun ke lapangan karena cedera ACL yang membuatnya absen sepanjang musim 2022-23.
Rata-rata kariernya cukup impresif, dengan 14,9 poin, 4,7 rebound, dan 1,9 assist per laga dari total 777 pertandingan musim reguler. Sayangnya, perjalanan Gallinari juga kerap diganggu cedera, termasuk dua kali cedera ACL serius yang membuatnya absen panjang.
Musim terakhirnya di NBA, Gallinari tampil di tiga tim berbeda - Wizards, Pistons, dan Bucks - namun catatannya merosot menjadi rata-rata 5,7 poin per game, angka terendah sepanjang kariernya. Setelah itu, ia memutuskan bergabung dengan klub Puerto Rico, Vaqueros de Bayamon, di mana ia sukses membawa tim tersebut meraih gelar juara sekaligus menyabet penghargaan Finals MVP.
Meski peluang kembali ke NBA tidak mudah, Gallinari tampaknya belum sepenuhnya menutup pintu. "Saya tidak bilang mustahil, tapi semakin lama waktu berjalan, semakin sulit. Untuk kembali, harus ada tim yang benar-benar menginginkan saya," katanya.
Kini, pertanyaannya adalah: adakah tim NBA yang mau memberi kesempatan pada mantan bintang Nuggets bernilai $45 juta ini untuk sekali lagi unjuk gigi di panggung terbesar basket dunia?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!