JAKARTA, GENVOICE.ID - Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, akhirnya angkat bicara mengenai keputusan tidak memanggil Neymar dalam skuad terbaru.
Meski namanya tidak masuk daftar pemain untuk laga uji coba, Ancelotti menegaskan bahwa peluang Neymar kembali ke tim nasional belum sepenuhnya tertutup.
Brasil dijadwalkan menjalani dua pertandingan pemanasan sebelum Piala Dunia FIFA 2026, yakni melawan Timnas Prancis di Boston pada 27 Maret 2026 dan menghadapi Timnas Kroasia di Orlando pada 1 April 2026. Namun dalam daftar pemain yang dipanggil, nama Neymar tidak terlihat.
Penyerang berusia 34 tahun itu juga sempat absen dalam pertandingan Santos FC, padahal Ancelotti diketahui datang langsung ke stadion untuk memantau kondisinya dari tribun penonton.
Tidak dipanggilnya Neymar memicu reaksi dari sejumlah legenda sepak bola Brasil. Banyak yang menilai mantan pemain Barcelona dan Paris Saint-Germain itu masih layak memperkuat Selecao, mengingat pengalamannya di level internasional.
Menanggapi berbagai kritik, Ancelotti mengaku mendengar semua pendapat yang berkembang, tetapi keputusan akhir tetap berada di tangannya sebagai pelatih.
"Saya mengamati segalanya, saya mendengarkan segalanya. Namun peran saya adalah mengambil keputusan. Wajar jika setiap orang memiliki pendapat," kata Ancelotti, dikutip dari ESPN.
Ia juga menegaskan bahwa dalam sepak bola tidak ada rumus pasti, sehingga setiap keputusan pasti menimbulkan pro dan kontra.
"Sepak bola bukan ilmu pasti. Semua orang punya pendapat masing-masing, dan saya harus menghormati pendapat semua orang," tegasnya.
Neymar sendiri sudah cukup lama tidak membela Brasil sejak mengalami cedera lutut serius pada Oktober 2023. Meski begitu, ia masih memegang status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Brasil dengan 79 gol.
Dengan kondisi tersebut, peluang Neymar tampil di Piala Dunia 2026 masih terbuka, tetapi semuanya akan bergantung pada kebugaran dan performanya dalam beberapa bulan ke depan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!