Tersingkir di Australian Open 2026, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Tetap Bawa Pulang Hadiah Fantastis

Tersingkir di Australian Open 2026, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi Tetap Bawa Pulang Hadiah Fantastis
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Perjalanan dua petenis putri Indonesia, Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi, di Australian Open 2026 resmi berakhir.

Tapi, Gen, meski mereka gagal melangkah lebih jauh, keduanya tetap mencatatkan prestasi tersendiri dengan membawa pulang hadiah uang yang nilainya terbilang fantastis.

Australian Open 2026 sendiri masih berlangsung hingga partai final pada Minggu, 1 Februari mendatang. Turnamen ini menjadi seri Grand Slam pertama dalam kalender tenis dunia, sekaligus salah satu ajang paling prestisius bersama French Open, Wimbledon, dan US Open. Selain gengsi, Grand Slam juga dikenal dengan hadiah uang yang sangat besar bagi para pesertanya.

Janice dan Aldila sama-sama berhasil mencatatkan kemenangan di babak pertama. Janice Tjen menang di sektor tunggal putri pada babak 128 besar, sementara Aldila Sutjiadi meraih kemenangan di sektor ganda. Capaian tersebut sudah cukup untuk mengantarkan keduanya pada hadiah finansial yang signifikan.

Pada sektor tunggal, Janice mencatatkan kemenangan penting usai menaklukkan petenis Kanada, Leylah Fernandez. Hasil itu membuat atlet kelahiran Jakarta tersebut melaju ke babak kedua dan berhak atas hadiah uang sebesar 150 ribu dolar AS, atau setara sekitar Rp2,5 miliar.

Angka tersebut bahkan melampaui hadiah juara turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 1000. Dalam turnamen bulu tangkis, juara sektor tunggal Super 1000 hanya menerima sekitar 101,5 ribu dolar AS atau setara Rp1,7 miliar.

Jika dibandingkan dengan Indonesia Masters 2026 yang baru saja digelar di tanah air, selisihnya semakin terasa. Juara sektor tunggal Indonesia Masters hanya memperoleh 37,5 ribu dolar AS (sekitar Rp629 juta), sementara juara sektor ganda menerima 39,5 ribu dolar AS atau sekitar Rp663 juta.

Secara prestasi, pencapaian Janice di Australian Open 2026 ini mengulang debutnya di turnamen Grand Slam saat tampil di US Open tahun lalu. Kala itu, ia juga terhenti di babak kedua setelah dikalahkan juara US Open 2021, Emma Raducanu. Di Australian Open 2026, langkah Janice harus terhenti setelah menghadapi mantan petenis nomor satu dunia asal Republik Ceska, Karolina Pliskova.

Sementara itu, Aldila Sutjiadi yang berpasangan dengan petenis asal Meksiko, Giuliana Olmos, juga mampu melangkah hingga babak kedua sektor ganda atau 32 besar. Satu kemenangan yang mereka raih sudah cukup untuk mengantarkan pasangan ini membawa pulang hadiah sebesar 44 ribu dolar AS, atau setara sekitar Rp739 juta per pasangan.

Jumlah tersebut bahkan lebih besar dibanding hadiah yang diterima juara sektor ganda turnamen bulu tangkis Indonesia Masters 2026, menegaskan betapa besarnya nilai finansial yang ditawarkan turnamen Grand Slam tenis dunia.

Meski harus angkat koper lebih cepat, keikutsertaan Janice Tjen dan Aldila Sutjiadi di Australian Open 2026 tetap menjadi catatan penting bagi tenis Indonesia, baik dari sisi prestasi maupun eksposur di level tertinggi kompetisi dunia.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE