Hasil Korea Open 2025: Anthony Ginting Protes ke BWF Setelah Kalah dari Kenta Nishimoto
JAKARTA, Genvoice.id - Harapan Anthony Sinisuka Ginting untuk melaju ke babak selanjutnya Korea Open 2025 kandas usai dia kalah dari Kenta Nishimoto dalam dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-19 dalam pertandingan yang berlangsung sekitar 54 menit.
Pertandingan dimulai dengan persaingan ketat. Di gim pertama, Nishimoto tampil agresif dan berhasil menjaga keunggulan tipis. Ginting pun beberapa kali harus bangkit dari ketertinggalan. Namun, dia tetap unggul dalam poin-poin kritis hingga menutup gim pertama dengan 21-18.
Gim kedua tidak jauh berbeda, keduanya saling tukar serangan dan reli panjang. Pada poin akhir, bola yang direspons Ginting tampak jatuh di garis oleh dirinya dan tim pendukungnya. Tetapi wasit dan hakim garis justru memutuskan keluar, sehingga poin diberikan kepada Nishimoto. Ginting lalu memprotes langsung, namun protes tersebut tak dikabulkan oleh perangkat pertandingan
Dilansir dari beberapa media lokal, muncul keterangan bahwa pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Wijaya, sempat memanggil referee atau wasit turnamen dari BWF untuk meminta peninjauan atas keputusan tersebut.
Tak hanya protes verbal, Ginting enggan langsung meninggalkan arena usai kalah, karena dia bersikukuh bahwa jika poin terakhir dihitung sebagai miliknya.
"Bolanya jelas masuk tapi mungkin teriakan lawan ketika bola belum menyentuh karpet membuat line judge kaget dan reflek memutuskan keluar," ujar Ginting saat diwawancarai setelah pertandingan.
Meski perjalanan Ginting berakhir lebih cepat, pengalaman menghadapi situasi protes dan keputusan wasit semacam ini tidak asing di dunia bulutangkis.
"Ke depan semoga ada perhatian lebih dan perbaikan dari BWF untuk kasus-kasus seperti ini, terutama di lapangan-lapangan pinggir yang tidak tersedia Instant Reply System (IRS)," tambahnya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!