MotoGP Hungaria 2025: Pecco Bagnaia Gagal Podium, Tapi Temukan "Feel" Baru di Ducati!

MotoGP Hungaria 2025: Pecco Bagnaia Gagal Podium, Tapi Temukan "Feel" Baru di Ducati!
- (Dok. ANTARA).

Gen, kadang hasil balapan nggak selalu soal podium atau piala. Itu yang dirasakan Francesco "Pecco" Bagnaia usai tampil di MotoGP Hungaria 2025 di Sirkuit Balaton Park. Meski cuma finis di posisi sembilan, juara dunia tiga kali ini justru melihat sinyal positif dari tunggangannya, Desmosedici GP25.

Balapan di Hungaria memang nggak berjalan mulus buat Bagnaia. Sejak latihan bebas, performanya nggak pernah benar-benar kompetitif. Bahkan, ia gagal menembus Kualifikasi 2, sehingga harus puas start dari grid belakang. Sprint race makin bikin frustrasi karena ia hanya mampu finis ke-13. Tapi di race utama, cerita sedikit berbeda.

Start dari posisi ke-13 (karena penalti Alex Marquez dan Jack Miller), Bagnaia sempat langsung naik ke delapan besar di lap awal. Sayangnya, drama terjadi di Lap 12 ketika ia melebar dan secara tak sengaja memotong Tikungan 15. Hukumannya? Long lap penalty yang membuatnya tersalip Brad Binder dan Pol Espargaro.

Meski sempat tercecer, Bagnaia masih bisa memperbaiki posisi dan akhirnya menyentuh garis finis ke-9. Nggak istimewa memang, tapi yang bikin dirinya lega adalah sensasi baru di atas motor.

"Ini jauh lebih baik dibandingkan sepanjang akhir pekan. Saya memang masih belum puas dengan hasilnya, tapi saya senang dengan sensasi saya di atas motor. Kami berhasil memperbaiki apa yang memang perlu diperbaiki," ujar Bagnaia, dilansir dari MotoGP.

Ia menambahkan, "Saya ingin berterima kasih kepada tim dan kru saya yang sudah melakukan pekerjaan luar biasa, karena akhirnya saya bisa merasakan motor saya. Saya bisa merasakan bagian depan motor, saya bisa melakukan pengereman dengan agresif."

Bagnaia bahkan mengaku sempat melebar dua kali justru karena terlalu nyaman dengan motornya. Itu jadi pertanda positif baginya. "Dalam dua situasi saya melebar di dua tikungan karena saya merasa jauh lebih baik. Jadi, ini adalah pertanda bagus dan saya menantikan balapan di Barcelona dengan perasaan ini, dan akhirnya melihat di mana kami bisa bertarung," tambah murid Valentino Rossi itu.

Di klasemen, Bagnaia masih bertahan di peringkat tiga dengan 228 poin. Ia tertinggal cukup jauh dari Marc Marquez di puncak, tapi harus tetap waspada karena sahabatnya, Marco Bezzecchi, cuma berjarak 11 poin di belakang.

Gen, meski nggak podium, Bagnaia menunjukkan kalau perjalanan musim ini belum selesai. Catalunya bakal jadi ajang pembuktian berikutnya.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE