Bertaut Rindu Hadirkan Gala Premiere Bertema Prom Night: Malam Nostalgia Ala Anak SMA
JAKARTA, GENVOICE.ID - Setelah sukses menyapa penonton di sejumlah kota lewat rangkaian roadshow, film Bertaut Rindu melanjutkan perjalanannya dengan menggelar gala premiere bertema istimewa, Prom Night, di Epicentrum XXI, Jakarta, Rabu (23/7). Malam spesial ini dirancang sebagai bentuk selebrasi sekaligus nostalgia masa remaja, lengkap dengan atmosfer penuh harapan, rasa gelisah, dan impian besar yang menjadi tema utama film ini.
Acara gala premiere dihadiri para tokoh di balik layar film, di antaranya Rako Prijanto (sutradara), David S. Suwarto (produser eksekutif), MGS. Fahri Fahrudin (produser), Nuridzka Mutiaradini (penulis naskah), dan Tian Topandi (penulis novel Bertaut Rindu). Turut hadir pula jajaran pemeran utama dan pendukung, seperti Adhisty Zara (Jovanka), Ari Irham (Magnus), Aida Nurmala (Mama Magnus), Willem Bevers (Papa Magnus), Putri Ayudya (Mama Jovanka), Irgi Achmad Fahrezi (Papa Jovanka), Nadine Alexandra, Aulia Deas, hingga Bertram Beryl.
Dalam gala ini, seluruh tamu diundang untuk mengenakan busana dengan sentuhan warna biru, yang melambangkan kejujuran, kedewasaan, dan dinamika emosi yang juga menjadi inti cerita film ini. "Kami ingin menciptakan ruang nostalgia yang penuh perasaan, di mana penonton bisa merasakan kembali masa-masa SMA dengan segala keceriaan dan dilema," ujar sutradara Rako Prijanto.
Pesan Haru Adhisty Zara
Pemeran utama Adhisty Zara mengungkapkan harapan agar film ini bisa menjadi cermin bagi banyak anak muda. "Aku berharap film ini bisa jadi teman buat siapa pun yang sedang berjuang meraih mimpi. Dan buat teman-teman yang merasa nggak didengar, semoga kalian bisa lebih dekat dengan orang tua dan berani bilang apa yang kalian mau untuk masa depan kalian. Keluarga harusnya jadi support system, bukan sumber tekanan," kata Zara dengan mata berkaca-kaca.
Momen Musik dan Puisi
Salah satu momen paling mengesankan adalah penampilan Jasmine Nadya yang membawakan lagu OST Bertaut Rindu berjudul Seiring. Lagu ini mampu memperkuat ikatan emosional antara kisah Jovanka-Magnus dengan penonton yang pernah merasakan konflik serupa.
Selain itu, Mading Surat untuk Diriku di Masa Lalu menjadi sorotan unik, berisi pesan-pesan reflektif dari penonton tentang masa remaja mereka. Puisi on The Spot oleh penyair muda Hamzah Muhammad juga mencuri perhatian, menghadirkan rangkaian puisi yang terinspirasi langsung dari energi dan emosi malam itu.
Tayang 31 Juli 2025
Film Bertaut Rindu akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 31 Juli 2025. Dengan kisah yang relevan tentang dinamika hubungan orang tua dan anak, film ini diharapkan menjadi pengingat pentingnya komunikasi dan dukungan keluarga sebagai fondasi terkuat dalam menghadapi masa depan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!