Tak Semua Mesin Cocok RON Tinggi! Berikut Panduan Memilih Bensin yang Tepat untuk Kendaraan

Tak Semua Mesin Cocok RON Tinggi! Berikut Panduan Memilih Bensin yang Tepat untuk Kendaraan
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Memilih bensin yang tepat bukan soal mahal atau tidak, tetapi soal kecocokan dengan spesifikasi mesin.

Setiap kendaraan memiliki kebutuhan berbeda, terutama terkait rasio kompresi yang menentukan jenis bensin ideal. Di pasaran, standar kualitas bahan bakar biasanya ditandai dengan angka Research Octane Number (RON). Semakin tinggi angkanya, semakin kuat bensin menahan pembakaran prematur. Namun, tidak semua kendaraan membutuhkan RON tinggi.

Ahmad Safrudin atau Puput, Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB), menjelaskan bahwa bensin ber-RON tinggi memang disediakan untuk mendukung mesin modern. Banyak kendaraan keluaran terbaru memiliki kompresi tinggi, sehingga membutuhkan bensin yang tidak mudah terbakar sebelum waktunya.

"Mesin modern cenderung memiliki kompresi tinggi, sehingga butuh bensin RON tinggi agar hasilnya optimal," ujarnya.

Pada kendaraan dengan kompresi tinggi, menggunakan bensin RON rendah bisa menghasilkan knocking atau ngelitik. Fenomena ini terjadi ketika bahan bakar terbakar lebih cepat dari seharusnya. Pembakarannya tidak menunggu percikan busi, tetapi menyala akibat tekanan piston yang terlalu besar. Ledakan prematur tersebut membuat tenaga mesin tidak maksimal dan memunculkan suara ngelitik. Itulah alasan mobil modern dengan kompresi 9:1 hingga 10:1 sebaiknya tidak menggunakan bensin RON 91 ke bawah.

Sebaliknya, kendaraan dengan kompresi rendah tidak membutuhkan bensin mahal dengan RON tinggi. Jayan Sentanuhady, dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), mengatakan penggunaan bensin RON tinggi pada mesin kompresi rendah justru hanya menambah biaya tanpa manfaat berarti. "Tak perlu gaya-gayaan pakai bensin mahal, padahal mobilnya dibekali mesin kompresi rendah," ujarnya. Misalnya mobil dengan rasio kompresi 9:1, cukup menggunakan bensin RON 90 atau RON 88.

Menurut Puput, acuan penggunaan bensin ideal dapat dibagi sebagai berikut:
- Mesin dengan kompresi di bawah 9:1 dapat memakai bensin RON 91 atau lebih rendah.
- Mesin dengan kompresi 9:1 ke atas sebaiknya menggunakan bensin minimal RON 91.
- Mesin dengan kompresi 11:1 membutuhkan bensin minimal RON 95.
- Mesin kendaraan balap yang memiliki kompresi di atas 11:1 tentu memerlukan bensin ber-RON sangat tinggi.

Kesesuaian antara RON dan kompresi mesin akan membuat kendaraan bekerja lebih efisien, bertenaga, dan tahan lama. Dengan memahami spesifikasi mesin, konsumen dapat memilih bensin yang tepat tanpa perlu membayar lebih untuk kualitas yang sebenarnya tidak dibutuhkan kendaraan mereka.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE