Ledakan Peluru Tank di Bekasi Tewaskan Pemulung, Ini Kronologi Lengkap yang Bikin Geger Warga!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, warga Kampung Ujung Harapan, Bekasi, diguncang kepanikan setelah suara ledakan keras tiba-tiba terdengar pada Minggu malam. Awalnya banyak yang mengira suara itu berasal dari gardu listrik atau tabung gas. Tapi ternyata, sumber ledakan itu jauh lebih berbahaya: sebuah peluru tank yang meledak saat sedang digerinda oleh seorang pemulung.
Korban adalah pria berinisial I (27). Ia diketahui menemukan benda yang kemudian diidentifikasi sebagai mortir. Niat awalnya sederhana, Gen-memotong benda itu dengan gerinda agar bisa dijual sebagai besi tua. Tapi upayanya berubah menjadi tragedi dalam hitungan detik.
Kapolsek Babelan, Kompol Wito, menjelaskan bahwa benda yang ditemukan korban memang dipastikan sebagai mortir berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara oleh tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya. "Kalau jenis dan yang lainnya itu masih dalam pendalaman oleh tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya," ujar Wito.
Ia menambahkan bahwa ledakan terjadi tepat saat korban menggerinda mortir tersebut. Ledakan itu langsung mengenai tubuh korban dan menyebabkan luka parah. "Dia dapat mortir. Hasil olah TKP dari tim Jibom adalah jenis mortir. (Mortir itu) digerinda, kemudian terjadi ledakan dan mengenai korban," kata Wito.
Ledakan itu membuat korban meninggal di lokasi dengan luka fatal di bagian perut dan tangan. Tidak ada korban lain, karena korban sedang sendirian saat kejadian. Jasadnya langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan lanjutan.
Gen, pihak keluarga sebenarnya sudah sempat memperingatkan korban agar tidak memotong benda itu. Mereka khawatir terjadi sesuatu, tetapi peringatan itu tidak dipedulikan. "Sudah diingatkan keluarganya 'udah jangan dipotong, jangan di apa-apain' tapi orang itu karena mau ditimbang dijual kan digerinda," ungkap Wito.
Tak lama setelah suara ledakan terdengar, warga sekitar berhamburan keluar rumah, termasuk Kholid (42), yang jaraknya hanya sekitar 20 meter dari lokasi kejadian. "Posisi saya sih sebenarnya lagi pas di rumah, terus ada suara kayak 'duar', meledak, kayak petasan kayak gitu. Kira saya biasanya gardu PLN atau tabung gas," ujarnya.
Saat Kholid mendekat, ia mendapati korban sudah tergeletak tak bernyawa. "Posisi korban tiduran. Saya lihat dia itu korbannya sudah tidur. Iya (meninggal)," kata dia.
Area kejadian kini sudah disterilkan, dan tim Gegana Korps Brimob Polri masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan tidak ada bahan peledak lain yang tertinggal.
Gen, kasus ini jadi pengingat keras tentang bahaya benda-benda asing yang ditemukan di lingkungan sekitar, apalagi yang bentuknya mencurigakan. Polisi juga masih mendalami detail mortir yang meledak tersebut, termasuk daya ledaknya dan asal-usulnya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!