Aaron Gordon Catat Sejarah NBA Lewat 50 Poin Super Efisien di Laga Pembuka
JAKARTA, GENVOICE.ID - Aaron Gordon tampil luar biasa dan menorehkan sejarah baru dalam kariernya serta bagi Denver Nuggets. Meski timnya harus takluk 129-137 dari Golden State Warriors lewat babak perpanjangan waktu, penampilan Gordon tetap menjadi sorotan utama malam itu.
Forward berusia 30 tahun tersebut mencetak 50 poin dengan efisiensi luar biasa-melesakkan 17 dari 21 tembakan, termasuk 10 dari 11 tembakan tiga angka. Catatan itu bukan hanya rekor pribadi, tetapi juga menjadikannya pemain Nuggets pertama yang mencetak poin terbanyak dalam laga pembuka musim.
Berdasarkan data liga, Gordon membukukan true shooting percentage mencapai 105,8 persen, menjadikannya penampilan 50 poin paling efisien dalam sejarah NBA. Ia tampil dominan sejak kuarter pertama, menunjukkan kepercayaan diri tinggi dan akurasi tembakan luar biasa yang membuat pertahanan Warriors kewalahan sepanjang pertandingan.
Gordon bahkan sempat memberikan harapan kemenangan bagi Denver ketika menembak tiga angka krusial di akhir waktu normal, membawa Nuggets unggul sesaat. Namun, detik berikutnya Stephen Curry membalas dengan tembakan tiga angka spektakuler yang memaksa pertandingan berlanjut ke overtime.
Di babak tambahan, Curry mengambil alih permainan sepenuhnya. Bintang Warriors itu mencetak 40 poin, termasuk 16 poin berturut-turut di overtime, memastikan kemenangan Golden State atas sang juara bertahan.
Meski hasilnya tidak berpihak pada Denver, penampilan Gordon tetap menjadi pembicaraan di seluruh NBA. Tak hanya karena jumlah poin yang fantastis, tetapi juga karena efisiensinya yang luar biasa-sesuatu yang jarang terjadi bahkan di era modern.
Selain Gordon, Nikola Jokic tetap menunjukkan performa stabil dengan mencatat triple-double berisi 23 poin, 13 rebound, dan 10 assist. Sementara itu, Jamal Murray juga tampil solid dengan 25 poin dan 10 assist, meski keduanya tak mampu menahan ledakan Curry di menit-menit terakhir.
Dengan performa fenomenal ini, Aaron Gordon menegaskan bahwa dirinya bukan sekadar pemain pendukung di balik gemerlap Jokic dan Murray. Ia kini menempatkan namanya di buku sejarah NBA-sebagai salah satu pemain paling efisien yang pernah mencetak 50 poin dalam satu pertandingan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!