Album Perdana Raissa Anggiani Kepada, Yang Terhormat Resmi Rilis, Penuh Kisah Cinta yang Bikin Baper!

Album Perdana Raissa Anggiani Kepada, Yang Terhormat Resmi Rilis, Penuh Kisah Cinta yang Bikin Baper!
- (Dok. Ig/raissaangiani).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, akhirnya penantian panjang berbuah manis. Setelah sempat bikin heboh dengan lagu Langkah Tanpaku yang jadi soundtrack film Labinak Agustus lalu, kini Raissa Anggiani resmi merilis album penuh pertamanya yang diberi judul Kepada, Yang Terhormat pada 18 September 2025. Album ini terasa spesial bukan cuma karena jadi debut full album Raissa, tapi juga karena isinya bener-bener merekam perjalanan emosional soal cinta yang pasti relate banget buat kamu.

Lewat 11 track yang ditawarkan, Raissa mengajak pendengarnya buat ikut ngerasain semua fase percintaan. Dari awal yang penuh harapan dan optimisme, manisnya kasmaran, sampai ke titik kehilangan dan perpisahan. Dalam siaran persnya, Raissa bilang, "Meramu Kepada, Yang Terhormat adalah bentuk pendewasaan diri buatku. Bukan hanya dari lirik dan aransemen yang dieksplorasi, tetapi juga pemahamanku soal perasaan yang dalam bernama cinta."

Yang bikin makin menarik, proses kreatif ini ternyata berjalan barengan dengan kesibukan Raissa menyelesaikan kuliah S1. Dari sana, banyak inspirasi lahir. Salah satunya dituangkan di lagu penutup berjudul Ruang Hidup, yang menurut Raissa jadi refleksi pribadi tentang kesempatan hidup yang diberikan Tuhan. "Dua tahun ini, aku merasa ada kejenuhan dalam menjalani hidup... Dari perenungan itu, lahirlah Ruang Hidup," ungkapnya.

Album ini sendiri diproduseri bareng sejumlah musisi keren seperti Risky Pristiono, Wil Mara, Arash Buana, Rendy Pandugo, dan Jerash Malibu. Setiap lagu tetap bawa ciri khas Raissa, tapi dengan eksplorasi musik yang lebih luas. Dari trek pembuka Kepada yang optimis, lanjut ke lagu cinta populer kayak Jika Nanti, Gemercik Asmara, sampai Satu Langkah. Di pertengahan album, hadir Yang Terhormat yang jadi titik balik suasana menuju fase sendu lewat lagu-lagu seperti Apa Benar Ia yang Kau Cinta? dan Baik, Aku Mundur Pelan-Pelan.

Ada juga cerita menarik waktu Raissa menulis Telapak Tangan dan Alur yang Buram bareng produser Ikay. Saat itu mereka lagi banyak terinspirasi musik era 80-90an, termasuk The Beatles dan Bilal Indrajaya. "Salah satu momen yang gak aku lupa adalah saat menulis Telapak Tangan... Akhirnya, lahir pula karya baru, Alur yang Buram," kenangnya.

Secara keseluruhan, Kepada, Yang Terhormat bisa dibilang kayak sekumpulan surat cinta yang ditulis dengan jujur. Ada bahagia, ada sakit hati, tapi semuanya dirangkai jadi satu perjalanan yang indah. Gen, siap-siap aja kebawa perasaan kalau dengerin album ini dari awal sampai akhir.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE