Korea Selatan Diterjang Banjir dan Longsor Parah! 19 Tewas, Ribuan Warga Dievakuasi

Cuaca ekstrem melanda Korea Selatan selama lima hari berturut-turut. Hujan deras picu banjir dan longsor besar, menewaskan puluhan orang dan rusak ribuan rumah.

Korea Selatan Diterjang Banjir dan Longsor Parah! 19 Tewas, Ribuan Warga Dievakuasi
Kondisi desa di Korea Selatan porak-poranda usai diterjang banjir dan longsor. Rumah warga hancur, kendaraan terguling, dan puing-puing berserakan di mana-mana. - (Dok. reuters.com).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar duka datang dari Korea Selatan, Gen. Negara ginseng ini lagi-lagi dihantam bencana alam yang bikin panik warganya. Hujan deras nonstop selama lima hari sejak 16 Juli 2025 bikin banyak wilayah terendam banjir parah dan dihantam longsor.

Data terbaru menyebutkan, setidaknya 19 orang dinyatakan tewas akibat kejadian ini. Nggak cuma itu, menurut laporan dari Korea Herald, hampir 10 ribu rumah tangga atau sekitar 14 ribu orang harus dievakuasi sementara.

Mereka tersebar di 15 kota dan provinsi yang terdampak banjir. Bencana ini benar-benar bikin aktivitas warga lumpuh, banyak rumah, jalan, kendaraan, hingga lahan pertanian yang rusak berat.

Korban tewas tersebar di beberapa wilayah, antara lain 10 orang di Provinsi Gyeongsang Selatan, 5 di Gyeonggi, 3 di Chungcheong Selatan, dan 1 di Gwangju. Tapi jumlah itu bisa saja bertambah karena proses pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan.

Kenapa kok bisa parah banget? Menurut Badan Meteorologi Korea Selatan (KMA), hujan yang turun ini intensitasnya ekstrem banget. Bahkan, curah hujan di Seosan, Provinsi Chungcheong Selatan, mencapai 114,9 mm per jam, ini adalah rekor tertinggi sejak tahun 1904!

Fenomena ini dipicu oleh arus udara hangat dan lembap dari Samudera Pasifik yang menciptakan ketidakstabilan atmosfer. Alhasil, Korea dilanda hujan deras yang nggak berhenti-berhenti. Tahun ini, musim hujan juga datang lebih cepat dan berakhir lebih cepat, yang memperparah situasi.

Wilayah paling parah terdampak adalah Sancheong, Gyeongsang Selatan. Banyak bangunan dan jalan rusak, bahkan hewan ternak ikut jadi korban. Di Gapyeong (Gyeonggi), longsor menimbun beberapa rumah. Di Chungcheong, satu desa tertimbun tanah dan puing longsor.

Pemerintah Korea Selatan pun langsung turun tangan. Presiden Lee Jae Myung janji bakal tetapkan zona bencana khusus dan memberikan bantuan. Warga terdampak dapat bantuan penginapan darurat, penghapusan pajak, pengurangan biaya utilitas, sampai perbaikan alat rumah tangga gratis dari Samsung dan LG.

Banjir dan longsor Korea Selatan Juli 2025 jadi bencana besar yang menewaskan puluhan orang dan ribuan dievakuasi. Pemerintah siapkan bantuan darurat dan rencana pemulihan menyeluruh.

Langkah ini diambil agar warga bisa segera bangkit dan kembali hidup normal. Semoga pemulihan berjalan cepat dan korban nggak bertambah ya Gen!

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE