Daftar 16 Jurusan Favorit di UI yang Diserbu Ribuan Peminat, Siap Hadapi Ketatnya SNBT 2026?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Persaingan masuk Universitas Indonesia melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) terus menunjukkan tren ketat. Pada pelaksanaan SNBT 2025, jumlah pendaftar ke kampus ini mencapai 111.206 orang, sementara kursi yang tersedia hanya mampu menampung 3.260 calon mahasiswa baru.
Data tersebut menjadi gambaran jelas tingginya tingkat kompetisi, terutama pada program studi favorit yang selalu dipadati ribuan peminat setiap tahunnya. Secara keseluruhan, UI menawarkan sekitar 80 jurusan yang bisa dipilih peserta SNBT, namun tidak semua memiliki tingkat persaingan yang sama.
Sejumlah jurusan tercatat memiliki jumlah pendaftar yang sangat tinggi, bahkan menembus angka lebih dari 4.000 orang. Program studi seperti Ilmu Hukum, Bisnis Kreatif, dan Ilmu Psikologi menjadi pilihan paling diminati oleh calon mahasiswa.
Bagi peserta UTBK SNBT 2026, data ini bisa menjadi bahan pertimbangan penting sebelum menentukan pilihan jurusan. Dengan memahami tingkat persaingan, calon peserta dapat menyusun strategi yang lebih realistis dan terukur.
Berikut 16 jurusan di UI dengan jumlah peminat terbanyak pada SNBT 2025, diurutkan dari yang tertinggi:
-
Ilmu Hukum: 4.434 peminat
-
Bisnis Kreatif: 4.167 peminat
-
Ilmu Psikologi: 3.506 peminat
-
Produksi Media: 3.374 peminat
-
Pendidikan Dokter: 3.330 peminat
-
Administrasi Rumah Sakit: 3.016 peminat
-
Administrasi Perpajakan: 2.965 peminat
-
Fisioterapi: 2.905 peminat
-
Manajemen: 2.782 peminat
-
Akuntansi: 2.720 peminat
-
Ilmu Komunikasi: 2.412 peminat
-
Administrasi Perkantoran: 2.389 peminat
-
Manajemen Bisnis Pariwisata: 2.219 peminat
-
Manajemen Rekod dan Arsip: 2.188 peminat
-
Terapi Okupasi: 2.173 peminat
-
Ilmu Komputer: 2.132 peminat
Tingginya jumlah pendaftar pada jurusan-jurusan tersebut menunjukkan bahwa peluang lolos semakin kompetitif, terutama bagi program studi yang sudah lama dikenal sebagai favorit.
Pendaftaran UTBK SNBT 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 25 Maret hingga 7 April 2026. Dengan waktu yang semakin dekat, calon peserta diharapkan tidak hanya fokus pada persiapan akademik, tetapi juga mempertimbangkan strategi pemilihan jurusan.
Menentukan program studi yang sesuai dengan minat, kemampuan, serta peluang menjadi langkah krusial. Pasalnya, memilih jurusan dengan peminat tinggi tanpa strategi yang matang justru bisa memperkecil peluang diterima di perguruan tinggi negeri impian.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!