Nissan Xterra Bakal Comeback Jadi SUV Listrik, Tapi Bisa Gagal Karena Politik AS?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Nissan Xterra, SUV legendaris yang pernah populer pada era 2000-2015, dikabarkan siap bangkit kembali. Bedanya, kali ini Xterra diproyeksikan hadir sebagai SUV listrik dengan desain tangguh khas off-road.
Kabar ini semakin kuat setelah Nissan mendaftarkan merek dagang Xterra di Amerika Serikat. Bahkan, teaser foto kendaraan terbaru Nissan menampilkan siluet SUV bongsor dengan roof rail khas, yang langsung membuat para penggemar Xterra lama heboh. Meski Nissan belum secara resmi mengonfirmasi, Chief Planning Officer Nissan, Ponz Pandikuthira, menyebutkan bahwa kebangkitan Xterra sedang "sangat aktif dipertimbangkan."
Mengapa Penting?
Pasar SUV off-road sedang panas-panasnya, dengan Ford Bronco dan Toyota Land Cruiser menjadi bintang baru. Xterra generasi pertama bahkan sempat memenangkan penghargaan MotorTrend Truck of the Year 2000, jadi wajar jika Nissan ingin kembali menghidupkan nama besarnya.
Xterra terbaru kemungkinan akan menggunakan platform baterai listrik. Desain teaser menunjukkan hidung depan pendek dan jarak sumbu roda panjang-ciri khas kendaraan EV yang menyimpan baterai besar di bawah. Menariknya, platform ini juga akan dipakai Infiniti untuk SUV listrik bergaya coupe, dan keduanya bakal diproduksi di Mississippi.
Tantangan Politik dan Ekonomi
Sayangnya, perjalanan Xterra comeback tidak semulus itu. Rencana peluncuran yang awalnya dijadwalkan 2027 mundur ke akhir 2028. Hal ini imbas dari pemotongan biaya, pembatalan pabrik baterai di Jepang, dan ketidakpastian insentif EV di Amerika Serikat. Nissan tampaknya masih menunggu arah kebijakan politik AS, apakah kendaraan listrik akan tetap jadi prioritas atau justru dipersulit dengan tarif dan regulasi baru.
Namun, jika kondisi pasar berubah, ada skenario alternatif yang cukup menggoda: Nissan bisa saja menghidupkan kembali Xterra versi mesin bensin berbasis pickup Frontier. Model body-on-frame ini bisa langsung bersaing dengan Bronco dan Land Cruiser, meski daya tariknya di luar Amerika mungkin terbatas.
Perkiraan Harga dan Jadwal Rilis
Jika benar diluncurkan, Nissan Xterra EV diperkirakan akan dibanderol USD 38.000-48.000 (sekitar Rp590 juta-Rp745 juta). SUV listrik tangguh ini kemungkinan baru meluncur akhir 2028, sementara versi Infiniti menyusul setahun kemudian.
Apakah Xterra akan benar-benar lahir kembali sebagai SUV listrik masa depan, atau justru kembali ke akar sebagai SUV bensin lawas? Semua tergantung bagaimana peta politik dan pasar otomotif dunia beberapa tahun ke depan.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!