10 Street Food Terbaik Indonesia Versi TasteAtlas Terbaru, Ada Siomay hingga Sate Padang!

Dari Kelezatan Sate Kambing yang Menempati Posisi Puncak hingga Gurihnya Pempek Palembang, Ini Daftar Jajanan Kaki Lima Kebanggaan Nusantara

10 Street Food Terbaik Indonesia Versi TasteAtlas Terbaru, Ada Siomay hingga Sate Padang!
Sate Padang jadi salah satu makanan kaki lima terbaik versi TasteAtlas. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Indonesia sangat masyhur dengan kekayaan kuliner kaki lima (street food) yang tersebar di berbagai sudut jalan, mulai dari cita rasa gurih yang memanjakan lidah hingga varian manis yang menggugah selera.

Selain menawarkan harga yang ramah di kantong dan porsi yang mengenyangkan, popularitas jajanan ini kian melejit seiring pesatnya pertumbuhan para pelaku usaha mikro di tanah air.

Di tengah menjamurnya beragam pilihan kuliner, situs panduan rasa dunia, TasteAtlas, merilis daftar sepuluh besar street food Indonesia yang paling digemari per Mei 2026.

Daftar 10 Street Food Terbaik Indonesia Versi TasteAtlas Mei 2026

Berikut adalah urutan makanan kaki lima terfavorit di Indonesia berdasarkan penilaian (rating) global:

1. Sate Kambing (Rating: 4,5)

Menempati takhta tertinggi, sate kambing menjadi kuliner tepi jalan yang paling dicintai. Hidangan khas Pulau Jawa ini memanfaatkan potongan daging kambing atau domba yang dimarinasi bersama kombinasi kecap manis, lengkuas, bawang merah, cabai, serta perasan jus nanas agar teksturnya empuk.

Setelah dibakar di atas bara arang, sate disajikan dengan siraman saus kecap dan pelengkap nasi putih hangat.

2. Siomay (Rating: 4,4)

Berada di peringkat kedua, kuliner adaptasi dari kudapan shumai asal Tionghoa ini memiliki basis penggemar yang sangat luas, terutama di kalangan pelajar. Satu porsi siomay menyajikan kombinasi pentol atau pangsit ikan kukus, telur rebus, kentang, tahu, kubis, hingga pare. Seluruh komponen tersebut dipotong kecil lalu disiram saus kacang kental dan kecap manis.

3. Batagor (Rating: 4,4)

Lahir di Bandung pada era 1980-an, akronim dari bakso tahu goreng ini mengemas adonan pangsit dan tahu isi gilingan ikan tenggiri, tuna, makerel, atau udang yang digoreng hingga garing.

Seperti kembarannya (siomay), batagor disajikan dengan siraman saus kacang, kecap, dan sambal cabai, serta mudah dijumpai mulai dari gerobak kaki lima hingga restoran formal.

4. Sate Padang (Rating: 4,4)

Mewakili cita rasa kuat dari Sumatra Barat, sate Padang menonjolkan kuah kari kental beraroma rempah lokal yang pekat dan pedas. Hidangan ini umumnya menggunakan bahan dasar lidah, daging, atau jeroan sapi yang direbus dalam kaldu berbumbu sebelum dipanggang.

Sate ini disajikan di atas hamparan daun pisang bersama potongan ketupat dan taburan bawang goreng.

5. Rendang (Rating: 4,3)

Kuliner legendaris Minangkabau yang telah diakui dunia ini terkenal dengan teknik memasak lambat (slow cooking) demi mengawetkan daging secara alami di iklim tropis.

Di balik kelezatannya, empat bahan utama rendang menyimpan filosofi mendalam: daging menyimbolkan pemimpin, kelapa sebagai kaum intelektual, cabai mewakili alim ulama, dan bumbu rempah sebagai simbol keharmonisan masyarakat.

6. Bubur Ayam (Rating: 4,3)

Menjadi pilihan menu sarapan paling populer, kuliner ini menyajikan bubur nasi bertekstur kental yang dipadukan dengan suwiran ayam dan kuah gurih. Kenikmatannya kian lengkap berkat taburan irisan daun bawang, bawang goreng, kacang tanah, cakwe, serta telur rebus, yang disempurnakan dengan kecap asin atau sambal sesuai selera.

7. Sate Madura (Rating: 4,3)

Sate Madura mengukuhkan posisinya sebagai salah satu varian sate paling ikonis di tanah air.

Menggunakan bahan dasar daging ayam yang dimarinasi sebelum dibakar, daya tarik utama sate asal Jawa Timur ini terletak pada siraman saus kacangnya yang manis, gurih, dan bertekstur halus, serta biasanya disantap bersama potongan lontong.

8. Pempek (Rating: 4,3)

Kuliner kebanggaan warga Palembang, Sumatra Selatan, ini dibuat dari komposisi gilingan daging ikan dan tepung tapioka yang dibentuk menjadi aneka varian (seperti kapal selam atau lenjer).

Setelah direbus dan digoreng hingga renyah, pempek dipotong-potong dan dinikmati bersama kuah cuko hitam yang pedas-asam-manis, serta mi kuning dan irisan timun.

9. Sate Babi (Rating: 4,2)

Dipopulerkan oleh komunitas Tionghoa-Indonesia dan masyarakat Bali, sate babi jamak dijumpai di wilayah dengan populasi non-Muslim yang signifikan. Di Bali, sate ini diolah dengan bumbu yang cenderung pedas kaya rempah untuk keperluan upacara adat.

Sementara di kawasan urban, sate babi kaki lima umumnya didominasi oleh cita rasa manis dari karamelisasi kecap.

10. Nasi Uduk (Rating: 4,2)

Menutup daftar sepuluh besar, hidangan nasi ini menawarkan aroma harum yang pekat berkat proses memasak menggunakan santan, serai, daun pandan, cengkeh, dan kayu manis.

Nasi uduk sangat fleksibel dipadukan dengan beragam lauk pauk, mulai dari ayam goreng, semur daging, bihun, telur dadar, tahu, tempe, teri kacang, hingga siraman sambal kacang yang khas.

Dominasi kuliner lokal dalam jajaran street food terbaik ini menegaskan bahwa kekuatan rasa otentik Indonesia mampu bersaing di kancah global.

Dari kehangatan kuah sate Padang hingga legitnya bumbu sate Madura, deretan kuliner kaki lima ini tidak sekadar menjadi pengisi perut yang murah, melainkan juga representasi warisan budaya bangsa yang terus lestari di sepanjang jalan.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE