Lautaro Martinez Diincar Barcelona, Inter Milan Tegas Menolak
JAKARTA, GENVOICE.ID - Barcelona tampaknya masih belum berhenti mencari penyerang baru untuk memperkuat lini depan. Setelah gagal mendapatkan target utama mereka, Blaugrana mulai dikaitkan dengan sejumlah striker top Eropa. Salah satu nama yang kini muncul adalah Lautaro Martinez, bomber sekaligus kapten Inter Milan.
Ketertarikan Barcelona kepada Lautaro muncul setelah klub asal Catalan tersebut membutuhkan tambahan tenaga di lini depan. Mereka disebut kehilangan Robert Lewandowski dan Ferran Torres pada musim panas ini sehingga posisi penyerang menjadi salah satu area yang perlu diperkuat.
Sebelumnya, Barcelona menjadikan Julian Alvarez sebagai salah satu target utama. Namun, Atletico Madrid tidak berniat menjual pemainnya tersebut dalam kondisi apa pun pada bursa transfer musim panas ini. Situasi tersebut membuat Barcelona harus mempertimbangkan opsi lain.
Lautaro kemudian masuk dalam daftar alternatif. Striker asal Argentina itu tentu bukan nama sembarangan. Ia sudah menjadi bagian penting dari Inter Milan dan bahkan dipercaya mengenakan ban kapten. Karena itu, upaya Barcelona untuk membawanya ke Camp Nou jelas bukan perkara mudah.
Inter Milan pun langsung memberikan sinyal tegas. Pelatih Cristian Chivu memastikan klub tidak punya rencana untuk kehilangan Lautaro pada musim panas ini.
Chivu Tegaskan Lautaro Bertahan
Rumor kepindahan Lautaro ke Barcelona mendapat respons langsung dari Chivu. Dalam konferensi pers, sang pelatih ditanya mengenai kemungkinan kapten Inter tersebut meninggalkan San Siro.
Jawabannya cukup jelas. Chivu ingin Lautaro tetap berada di dalam skuad Nerazzurri dan tidak tertarik membuka pintu untuk kepergian sang striker.
"Bursa transfer ini memang sialan. Saya tidak akan mengomentari banyak seputar rumor-rumor yang ada, namun yang pasti kami ingin Lautaro tetap bertahan di sini," buka Chivu.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Inter tidak ingin kehilangan salah satu pemain terpenting mereka. Apalagi Lautaro bukan sekadar penyerang biasa. Ia merupakan kapten yang memiliki peran besar di dalam tim.
Inter juga tampaknya tidak melihat Lautaro sebagai pemain yang mudah digantikan. Kehadirannya di lini depan menjadi bagian penting dari rencana klub untuk menghadapi musim baru.
Lautaro Disebut Betah di Inter
Chivu juga tidak melihat adanya alasan kuat bagi Lautaro untuk meninggalkan Inter. Menurutnya, hubungan antara sang pemain dengan klub berjalan sangat baik.
Lautaro disebut memiliki ikatan kuat dengan Inter. Hal tersebut juga berlaku sebaliknya karena para pendukung La Beneamata sangat mengagumi sang kapten.
Dengan hubungan yang sudah terbangun tersebut, Chivu percaya Lautaro tidak akan mudah tergoda dengan tawaran dari Barcelona ataupun klub lainnya.
"Lautaro adalah kapten kami dan kami akan mempertahankannya di dalam tim kami. Saya yakin bahwa dia akan bermain untuk kami dalam jangka waktu yang panjang," pungkas sang pelatih.
Pernyataan itu sekaligus memperjelas posisi Inter dalam rumor transfer ini. Barcelona boleh saja memasukkan nama Lautaro dalam daftar incaran, tetapi Inter tidak menunjukkan tanda-tanda ingin bernegosiasi.
Barcelona Harus Siapkan Dana Besar
Jika Barcelona tetap ingin mengejar Lautaro, mereka juga harus menghadapi persoalan lain, yakni harga sang pemain.
Lautaro masih memiliki kontrak tiga tahun bersama Inter Milan. Artinya, Nerazzurri berada dalam posisi yang cukup kuat untuk menentukan masa depan sang striker.
Barcelona kemungkinan harus mengeluarkan dana lebih dari 100 juta euro apabila benar-benar ingin memaksa Inter membuka pembicaraan mengenai transfer Lautaro. Nilai tersebut tentu bukan angka kecil dan bisa menjadi hambatan tambahan bagi Blaugrana.
Untuk saat ini, peluang Lautaro pindah ke Barcelona terlihat cukup sulit. Inter Milan sudah menyatakan sikap, Chivu ingin sang kapten bertahan, sementara Lautaro juga disebut memiliki hubungan yang kuat dengan klub.
Barcelona pun harus kembali memutar otak untuk menemukan penyerang alternatif. Jika tetap memaksakan transfer Lautaro, mereka harus siap menghadapi negosiasi yang tidak mudah dan biaya transfer yang sangat besar.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!