Instagram Rilis Fitur Baru, Kreator Bisa Satukan Banyak Reels Jadi Satu Seri
JAKARTA, GENVOICE.ID - Instagram resmi merilis fitur baru yang bikin kreator makin mudah bercerita lewat video. Kini, mereka bisa menghubungkan beberapa Reels menjadi satu seri yang berkesinambungan. Fitur ini diumumkan langsung oleh Meta kepada TechCrunch dan disebut sebagai salah satu permintaan paling banyak dari pengguna.
Selama ini, kreator sering kesulitan ketika ingin membuat konten berseri. Biasanya, mereka harus menutup video dengan ajakan "jangan lupa nonton part 2" atau "cek update di postingan berikutnya". Masalahnya, penonton sering kesulitan mencari lanjutan video karena harus menggulir panjang atau membuka profil satu per satu. Dengan fitur baru ini, semua bagian bisa dihubungkan sehingga audiens tinggal menekan tombol khusus untuk lanjut ke video berikutnya. Tombol ini akan muncul di bagian kiri bawah layar Reels.
Tak hanya untuk konten cerita bersambung, fitur ini juga bermanfaat untuk mengelompokkan video bertema sama. Misalnya, kreator kuliner bisa menggabungkan seluruh resep musim gugur dalam satu seri, atau vlogger travel bisa menyatukan seluruh perjalanan mereka di kota tertentu. Dengan begitu, penonton bisa lebih mudah menemukan video yang relevan tanpa harus tersesat di tumpukan konten lain.
Proses menghubungkan Reels ini pun terbilang simpel. Kreator bisa menautkan video saat menulis caption, atau melalui menu tambahan di Reels yang sudah pernah diposting sebelumnya. Setelah dihubungkan, seri tersebut otomatis bisa ditonton berurutan.
Menurut Instagram, fitur ini dirancang untuk mendorong "storytelling" yang lebih kaya sekaligus meningkatkan engagement. Jika penonton betah menonton seri secara berurutan, otomatis waktu tonton akan meningkat. Bahkan, penonton yang awalnya hanya mampir bisa terdorong untuk menekan tombol follow karena tak ingin ketinggalan bagian berikutnya.
Meski terlihat sederhana, inovasi ini dinilai sebagai langkah strategis. Di tengah persaingan ketat dengan TikTok, Instagram berusaha menjaga relevansi dengan menghadirkan fitur yang memudahkan interaksi kreator dan audiens. Apalagi, TikTok sudah lebih dulu memiliki fitur serupa yang mempermudah penonton mengikuti "part 1, part 2, dan seterusnya".
Bagi kreator, ini jelas jadi kabar baik. Mereka kini bisa membangun narasi panjang, membuat konten lebih terorganisir, dan tentu saja memperbesar peluang menambah jumlah pengikut. Sementara bagi penonton, pengalaman menonton jadi lebih mulus tanpa ribet mencari-cari kelanjutan cerita.
Dengan hadirnya fitur ini, Instagram seakan memberi sinyal bahwa mereka tak ingin kalah dalam pertarungan platform video pendek. Pertanyaannya, apakah strategi baru ini cukup untuk membuat pengguna tetap setia di Instagram, atau justru semakin menegaskan dominasi TikTok?

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!