Pertamax dan Pertamax Green Naik Signifikan, Ini Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru Seluruh Indonesia

Lonjakan Harga Pertamax Seri: Dampak Evaluasi Berkala Sesuai Formula Pasar Energi

Pertamax dan Pertamax Green Naik Signifikan, Ini Rincian Harga BBM Pertamina Terbaru Seluruh Indonesia
BBM Pertamina. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Bagi Gen yang sering beraktivitas menggunakan kendaraan pribadi, memantau pergerakan harga bahan bakar minyak (BBM) terbaru di SPBU Pertamina merupakan hal yang sangat penting sebelum melakukan pengisian.

Sepanjang bulan ini, PT Pertamina (Persero) tercatat telah melakukan dua kali penyesuaian tarif untuk sejumlah produk BBM nonsubsidi di seluruh wilayah Indonesia.

Langkah evaluasi berkala ini memicu lonjakan harga yang cukup signifikan pada beberapa jenis bahan bakar nonsubsidi, sementara sektor bahan bakar bersubsidi dilaporkan masih stabil.

Berikut adalah rincian lengkap mengenai jenis BBM yang mengalami kenaikan harga serta daftar tarif terbarunya di berbagai daerah.

Rincian Kenaikan dan Penurunan Harga Produk BBM Pertamina

Kebijakan penyesuaian yang diterapkan oleh Pertamina Patra Niaga menghasilkan dampak yang berbeda-beda pada setiap kategori bahan bakar:

  • Lonjakan Signifikan pada Pertamax Seri: Kenaikan harga paling tinggi dialami oleh produk Pertamax, yang melonjak sebesar Rp3.950 dari harga semula Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter (untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya). Jejak kenaikan ini diikuti oleh Pertamax Green yang mengalami penambahan sebesar Rp4.100, sehingga kini dipasarkan dengan harga Rp17.000 per liter.

  • Kenaikan Tipis Pertamax Turbo: Sebagai contoh di wilayah Jawa Tengah, varian Pertamax Turbo mengalami penyesuaian harga ke atas sebesar Rp850, dari tarif awal Rp19.900 menjadi Rp20.750 per liter.

  • Penurunan Harga Varian Dex: Berbanding terbalik dengan Pertamax, produk Pertamina Dex justru mengalami penurunan harga yang cukup besar, yakni turun Rp3.100 menjadi Rp24.800 per liter dari harga sebelumnya Rp27.900. Sementara itu, Dexlite juga ikut turun harga sebesar Rp3.000, dari Rp26.000 menjadi Rp23.000 per liter.

  • BBM Subsidi Dipastikan Tetap: Kabar baik bagi masyarakat luas, produk BBM penugasan dan subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar dipastikan sama sekali tidak mengalami perubahan tarif, masing-masing tetap bertahan di angka Rp10.000 per liter dan Rp6.800 per liter.

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru di Beberapa Wilayah Utama

Berikut adalah sampel rincian harga eceran BBM terbaru per liter di sejumlah provinsi strategis di Indonesia:

Jenis BBM DKI Jakarta / Jawa / Bali Sumatra Utara / Aceh Riau / Kep. Riau Kalimantan Selatan
Pertalite Rp10.000 Rp10.000 Rp10.000 Rp10.000
Bio Solar Rp6.800 Rp6.800 Rp6.800 Rp6.800
Pertamax Rp16.250 Rp16.650 Rp17.000 Rp16.900
Pertamax Turbo Rp20.750 Rp21.200 Rp21.650 Rp21.650
Pertamax Green Rp17.000 Tidak Tersedia Tidak Tersedia Tidak Tersedia
Dexlite Rp23.000 Rp23.500 Rp24.000 Rp24.000
Pertamina Dex Rp24.800 Rp25.350 Rp25.900 Rp25.900

(Catatan: Untuk kawasan perdagangan bebas / Free Trade Zone seperti Sabang dan Batam, tarif yang berlaku jauh lebih rendah karena adanya kebijakan khusus pembebasan pajak).

Alasan Di Balik Kebijakan Penyesuaian Tarif oleh Pertamina

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa keputusan perubahan skema harga ini murni didasarkan pada perhitungan keekonomian yang matang:

"Penyesuaian harga BBM nonsubsidi dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah. Proses evaluasi berkala ini sangat mempertimbangkan dinamika perkembangan harga minyak mentah dunia serta fluktuasi harga pasar keekonomian saat ini untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis dan kepastian pasokan energi," terang Roberth.

Pihak manajemen Pertamina juga menjamin bahwa seluruh pasokan untuk stok komoditas Pertamax seri dipastikan berada dalam kondisi aman dan terdistribusi secara optimal di seluruh jaringan SPBU nasional.

Langkah berkala Pertamina dalam menyesuaikan harga jual BBM nonsubsidi ini menjadi respons nyata terhadap pergerakan pasar energi global yang dinamis.

Meskipun kenaikan pada harga Pertamax dirasa cukup tinggi bagi sebagian pengendara, stabilitas harga BBM jenis Pertalite dan Bio Solar diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat luas agar tidak memicu inflasi berlebih.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE