Waspada Layanan Servis Palsu! Begini Cara Aman Perbaiki Produk Elektronik

Waspada Layanan Servis Palsu! Begini Cara Aman Perbaiki Produk Elektronik
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Di zaman sekarang, produk elektronik sudah jadi kebutuhan sehari-hari yang susah dilepaskan bagi umat manuisa.

Saat barang elektronik kamu bermasalah, pasti ingin cepat diperbaiki dengan kualitas servis yang terpercaya, kan? Tapi hati-hati, ada banyak oknum yang mengaku sebagai layanan resmi tapi sebenarnya palsu.

Rully Sujarko, Head of Customer Care MODENA, mengingatkan soal bahaya layanan servis palsu yang memakai nama merek tanpa izin. Kadang mereka pakai nomor telepon palsu atau bahkan buat situs web tiruan demi menipu konsumen. Akibatnya, kamu bisa dapat suku cadang tidak asli, teknisi yang kurang ahli, bahkan garansi produk bisa hilang.

Rully menegaskan, selain memilih merek yang bagus, kamu juga harus jeli cari layanan servis yang benar-benar resmi. Caranya, pastikan cari informasi dari kanal resmi seperti website merek, nomor call center, atau langsung kunjungi toko resmi.

Jangan mudah percaya iklan atau nomor telepon yang nggak tercantum di sumber resmi merek. Kamu juga sebaiknya sudah tahu lokasi toko servis resmi supaya bisa langsung konsultasi dan dapat layanan perbaikan terbaik.

Saat teknisi datang, jangan lupa cek dulu identitasnya. Pastikan dia pakai seragam atau rompi resmi dari merek produk yang kamu punya. Kamu juga bisa minta nomor Repair Order Number (RON) sebagai bukti resmi layanan servis.

Semua komunikasi, mulai dari minta perbaikan sampai jadwal teknisi, harus lewat nomor resmi yang sudah kamu dapatkan dari kanal resmi merek. Dengan cara ini, kamu bisa terhindar dari penipuan dan layanan servis palsu.

Jadi, kalau produk elektronik kamu bermasalah, jangan asal pilih layanan. Pastikan servis yang kamu pakai benar-benar resmi dan terpercaya supaya perangkatmu tetap awet dan garansi aman.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE