Indonesia Jadi Negara dengan Tingkat Perkembangan Tertinggi, Kalahkan Amerika Serikat dan Inggris

Indonesia Jadi Negara dengan Tingkat Perkembangan Tertinggi, Kalahkan Amerika Serikat dan Inggris
Ilustrasi. - (Dok. Unsplash).

JAKARTA, Genvoice.id - Indonesia mencatat prestasi membanggakan di kancah internasional setelah menempati peringkat pertama dalam laporan Global Flourishing Study (GFS) yang digagas oleh Harvard University.

Dalam studi tersebut, Indonesia dinilai sebagai negara dengan tingkat perkembangan dan kesejahteraan masyarakat tertinggi di dunia, mengungguli negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan Jerman.

Penelitian yang dirilis pada Oktober 2025 ini melibatkan lebih dari 200 ribu responden dari 22 negara di enam benua. Berbeda dengan ukuran pembangunan pada umumnya yang berfokus pada ekonomi, studi ini menilai kemajuan suatu negara berdasarkan tujuh aspek: kesehatan fisik, kesehatan mental, makna hidup, kebahagiaan, hubungan sosial, karakter dan nilai moral, serta kesejahteraan finansial.

Indonesia meraih skor tertinggi, yakni 8,3, disusul oleh Israel (7,87), Filipina (7,71), Meksiko (7,64), dan Polandia (7,55). Sementara itu, Amerika Serikat hanya menempati peringkat ke-12, dan Inggris jauh di bawah, di posisi ke-20 dari total 22 negara yang disurvei. Data ini menempatkan Indonesia sebagai satu-satunya negara Asia Tenggara yang masuk lima besar dalam daftar tersebut.

Para peneliti Harvard menyebut hasil ini menunjukkan bahwa kesejahteraan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi. Negara dengan tingkat pendapatan tinggi belum tentu memiliki masyarakat yang paling sejahtera. Sebaliknya, ikatan sosial, makna hidup, dan rasa saling percaya di masyarakat berperan besar dalam menciptakan kehidupan yang "berkembang".

Dalam konteks Indonesia, faktor budaya dan nilai gotong royong disebut menjadi elemen kunci yang membuat masyarakat merasa bahagia dan terhubung satu sama lain. Kecenderungan masyarakat untuk saling membantu, menjalin hubungan sosial yang kuat, dan memiliki pandangan hidup positif dinilai menjadi fondasi utama dari tingginya skor Indonesia.

Para peneliti juga menekankan bahwa hasil ini tidak berarti Indonesia sudah sepenuhnya bebas dari tantangan pembangunan. Masih ada persoalan nyata seperti kesenjangan ekonomi, kemiskinan, dan pemerataan pendidikan yang perlu terus dibenahi.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE