Lester Prosper Resmi Tinggalkan Dewa United Banten

Lester Prosper Resmi Tinggalkan Dewa United Banten
Lester Prosper saat menghadapi Bali United Basketball pada IBL 2025. - (Dok. IBL).

JAKARTA, Genvoice.id - Kabar mengejutkan datang dari jagad bola basket Tanah Air. Lester Prosper, pemain naturalisasi yang selama ini menjadi tumpuan Dewa United Banten, menyatakan dirinya tidak akan membela tim dalam kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2026. Keputusan ini diumumkan sendiri oleh Prosper melalui unggahan di akun Instagram-nya.

"Terima kasih kepada semua penggemar yang luar biasa. Saya tidak akan berpartisipasi dalam IBL 2026 karena perubahan aturan. Saya masih akan melihat kalian dari sisi lainnya," ujar Prosper dalam unggahannya pada Jumat (10/10).

Dalam pernyataannya, Prosper menyebut bahwa perubahan regulasi IBL musim 2026 menjadi faktor utama di balik keputusannya untuk mundur. Berdasarkan aturan baru yang diterapkan liga, setiap klub hanya diizinkan mendaftarkan 14 pemain lokal dan tiga pemain asing, termasuk pemain naturalisasi atau heritage.

Namun, aturan tambahan yang cukup kontroversial menentukan bahwa dua dari tiga pemain asing (termasuk naturalisasi/heritage) harus memiliki tinggi maksimal 2 meter, sementara satu slot boleh tanpa batas tinggi. Dengan tinggi Prosper mencapai 2,08 meter, ia otomatis tidak memenuhi syarat untuk salah satu slot yang dibatasi tinggi badan tersebut.

Lester Prosper bergabung dengan Dewa United Banten sejak 2023. Sepanjang dua musim terakhir, ia menjadi andalan klub, terutama di lini pertahanan dan rebound. Pada musim 2024, Prosper mencatat rata-rata 17,2 poin, 9,5 rebound, dan 1,5 assist dalam 26 laga reguler. Di babak playoff, performanya tetap mentereng dengan double-double rata-rata 15,4 poin dan 10,6 rebound.

Musim 2025 tidak kalah impresif. Dalam 23 pertandingan musim reguler, Prosper mencetak rata-rata sekitar 15,4 poin dan 10,0 rebound. Di playoff dan babak final, kontribusinya tetap terasa, meski angkanya sedikit menurun. Perannya menjadi bagian tak terpisahkan dari keberhasilan Dewa United meraih gelar juara IBL 2025.

Secara tak langsung, klub harus segera menyusun ulang strategi skuad untuk musim 2026. Mereka harus mempertimbangkan bagaimana mengisi slot pemain asing yang diizinkan, menyesuaikan batas tinggi, dan menjaga keseimbangan antara pemain lokal dan asing.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE