Hebat! Tiongkok Bangun Teleskop Raksasa di 'Atap Dunia', Siap Ungkap Misteri Alam Semesta Tersembunyi!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Tiongkok resmi memulai pembangunan teleskop astronomi canggih terbarunya, Xue-shan-mu-chang 15-meter SubMillimeter Telescope (XSMT), pada Sabtu (20/9). Proyek ini digadang-gadang sebagai tonggak penting dalam upaya negeri Tirai Bambu mengejar ketertinggalan di bidang astronomi gelombang submilimeter.
Teleskop berdiameter 15 meter ini akan dibangun di Dataran Tinggi Qinghai-Tibet, tepatnya di Kota Delingha, Provinsi Qinghai, pada ketinggian ekstrem 4.800 meter di atas permukaan laut. Wilayah ini dikenal sebagai "Atap Dunia" dan dianggap sangat ideal untuk observasi astronomi karena minim gangguan manusia serta memiliki kadar uap air atmosfer yang sangat rendah dan stabil.
"XSMT akan mengisi kekosongan signifikan dalam infrastruktur observasi submilimeter Tiongkok dan menjadi aset penting dalam eksplorasi alam semesta yang dingin dan tersembunyi," kata para ilmuwan dari Purple Mountain Observatory, lembaga di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (CAS) yang memimpin proyek ini.
Berbeda dengan teleskop optik konvensional, teleskop gelombang submilimeter mampu menembus debu antarbintang dan mengamati gas molekuler dingin yang tersembunyi, area penting dalam proses pembentukan bintang dan planet.
XSMT dirancang untuk mengeksplorasi:
-
Astronomi ekstragalaksi
-
Struktur galaksi Bimasakti
-
Astronomi domain waktu (time-domain)
-
Astrokimia, termasuk pelacakan molekul yang mungkin terkait asal-usul kehidupan di alam semesta.
Dengan sensitivitas tinggi dan presisi observasi yang unggul, teleskop ini diharapkan mampu mengungkap hukum pembentukan dan evolusi galaksi, serta berkontribusi pada penemuan ilmiah berskala internasional.
Setelah rampung dibangun pada tahun 2027, XSMT diharapkan dapat bergabung dalam jaringan Event Horizon Telescope (EHT) generasi berikutnya-sebuah kolaborasi global yang memungkinkan pencitraan lubang hitam dengan ketajaman ekstrem, setara teleskop seukuran Bumi.
Dalam artikel ilmiah yang diterbitkan Jumat (19/9) di jurnal SCIENCE Tiongkok Physics, Mechanics & Astronomy, para peneliti menjelaskan secara rinci latar belakang, tahapan pembangunan, dan rencana integrasi jangka panjang XSMT dalam proyek-proyek ilmiah dunia.
"Sebagai teleskop submilimeter canggih pertama yang dikembangkan secara mandiri oleh Tiongkok, XSMT akan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan daya saing astronomi Tiongkok di panggung internasional," tulis tim ilmuwan dalam publikasi tersebut.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!